
Ribuan pelari dari berbagai negara ramaikan Mangkunegaran Run 2026

Solo (ANTARA) - Ribuan pelari dari berbagai negara meramaikan kegiatan Mangkunegaran Run 2026 di Solo, Jawa Tengah, Minggu.
“Mangkunegaran Run kami hadirkan sebagai perayaan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukan sekadar event lari, tetapi juga pengalaman untuk merasakan energi Kota Solo dan budayanya secara langsung. Kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang terbuka untuk siapa saja,” kata Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X.
Di sepanjang rute, para pelari disambut oleh lebih dari 100 cheering point yang diisi oleh komunitas lokal, pertunjukan budaya, dan elemen tematik yang memperkaya pengalaman berlari. Sebanyak 50 titik diisi oleh komunitas lokal organik, sedangkan 50 titik tematik menghadirkan semangat nusantara, 20 titik bertemakan identitas Legiun Mangkunegaran, dan 30 titik sponsor yang merepresentasikan kekayaan budaya dari berbagai daerah Indonesia.
Pada kegiatan tersebut, jumlah peserta ada sebanyak 7.750 orang yang berasal dari 22 negara.
Mangkunegara X mengatakan Mangkunegaran Run 2026 menjadi ruang kebersamaan yang sesungguhnya terbuka untuk semua, dari pelari berpengalaman hingga mereka yang baru pertama kali merasakan energi Kota Solo dari jalur lari.
Mangkunegaran Run 2026 diselenggarakan dalam rangka perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269, sebagai wujud nyata komitmen Mangkunegaran menghadirkan perayaan yang tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Kegiatan tersebut didukung oleh Permata Bank. Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli mengatakan tidak hanya bertindak sebagai pendukung acara, tetapi perusahaan perbankan tersebut melakukan pendekatan keberlanjutan yang memberikan dampak lebih luas.
Sejalan dengan semangat kolaborasi dalam rangkaian Adeging Mangkunegaran, dikatakannya, partisipasi ribuan pelari menjadi lebih dari sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga turut berkontribusi pada dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami melihat Mangkunegaran Run sebagai bentuk kolaborasi yang mempertemukan nilai budaya, gaya hidup sehat, dan dukungan terhadap ekonomi lokal. Melalui inisiatif 1 Misi Hijaukan Bumi, partisipasi lebih dari 7.700 pelari kami konversikan menjadi penanaman hingga 5.000 pohon di Bukit Tigapuluh, Jambi,” katanya.
Sementara itu, sebelum hari pelaksanaan, Mangkunegaran Run 2026 telah menjalani serangkaian Road to Event di Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Solo, membangun antusiasme komunitas lari dari berbagai kota dan memperluas jangkauan event ini secara nasional. Kolaborasi jersey bersama @speed_jersey menjadi bagian dari perjalanan Road to yang menemani setiap langkah peserta menuju hari H.
Mangkunegaran Run 2026 terselenggara atas dukungan Permata Bank sebagai mitra strategis, Katadata sebagai media partner resmi, dan Yayasan Daya Nusantara Cendekia.
Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbesar Mangkunegaran Run, sekaligus yang pertama kali mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Atletik Dunia (World Athletics), menggarisbawahi posisi Mangkunegaran Run sebagai event lari serius dengan standar internasional.
Setiap pelari tidak sekadar berlari, tetapi juga menelusuri jejak sejarah Kota Solo, dari kawasan olahraga legendaris hingga jantung budaya Mangkunegaran.
Mangkunegaran Run 2026 tampil dengan rute baru yang sarat nilai historis. Garis start dipusatkan di Stadion Manahan, kawasan yang dahulu merupakan pusat olahraga berkuda Mangkunegaran dengan garis finish di Triwindu, Ngarsopuro, tepat di depan Pintu Gapura Pura Mangkunegaran. Setiap pelari tidak sekadar berlomba, tetapi juga menelusuri jejak sejarah Kota Solo dari satu ikon ke ikon lainnya.
Sertifikasi rute oleh World Athletics dilakukan secara langsung oleh perwakilan resmi Badan Atletik Dunia Kim Vivan yang hadir ke Solo untuk memverifikasi jalur lari ini. Pencapaian ini memperkuat Mangkunegaran Run sebagai event lari yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga memenuhi standar teknis internasional.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
