
UMS dorong revitalisasi nilai dalam penyusunan Renstra Gontor Abad II

Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tim Focus Group Discussion (FGD) Uji Sahih Draft Naskah Renstra Gontor Memasuki Abad Kedua menekankan pentingnya revitalisasi nilai-nilai peradaban.
Kegiatan ini digelar di Ruang Meeting Edutorium UMS Solo, Jawa Tengah, Rabu. Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko, Prayitno, M.Hum., dalam pemaparannya menyampaikan pembangunan masyarakat tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga harus berpijak pada nilai-nilai kehidupan yang menyeluruh.
Ia menyampaikan memasuki abad kedua, Renstra Gontor perlu diarahkan pada penguatan nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai peradaban, menurutnya, harus dijadikan sebagai konsideran utama sekaligus pijakan dalam membangun masyarakat yang utuh.
“Memasuki Abad II, Renstra Gontor perlu revitalisasi pentingnya nilai-nilai dalam berkehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai peradaban perlu dijadikan konsideran dan pijakan dalam pembangunan masyarakat secara utuh,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti perkembangan teknologi tetap memiliki peran strategis, namun harus ditempatkan secara proporsional. Teknologi, menurutnya, dapat dimanfaatkan sebagai tools set dan skills set, tetapi harus berada dalam kerangka etika dan nilai kemanusiaan.
“Temuan dan pemanfaatan teknologi dapat dijadikan tools set dan skills set, tetapi tetap dalam kerangka teknologi yang beretika, teknologi humanitas, dan teknologi transendensi,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
