Logo Header Antaranews Jateng

Menteri PPN soroti kesejahteraan peternak pada kunjungan kerja ke Boyolali

Rabu, 29 April 2026 23:10 WIB
Image Print
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmad Pambudy pada kunjungan kerja ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-Pemkab Boyolali

Boyolali (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmad Pambudy menyoroti kesejahteraan peternak pada kunjungan kerja ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu.

Pada kesempatan itu, ia berkunjung ke tempat pendingin susu Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo.

Ia memastikan agar produksi susu sapi perah dapat terserap oleh pasar dan masuk ke menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengatakan hadir ke Boyolali untuk menemani Bupati Boyolali Agus Irawan memastikan program-program pembangunannya berjalan dengan baik. Ia juga memuji berbagai program yang telah berjalan baik.

“Saya menemani Pak Bupati memastikan bahwa programnya jalan, Pak Bupati punya program bagus sekali, mulai dari ngurus sapi, MBG, sampai program-program lain yang hubungannya dengan swasembada pangan, energi, dan air,” katanya.

Mengenai program pemerintah pusat, Agus Irawan mengatakan ke depan akan ada beberapa program yang akan meningkatkan kesejahteraan peternak di Boyolali, yaitu pembangunan pabrik konsentrat dan pabrik pengolahan susu.

“Kami berusaha ke sana untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak,” katanya.

Sementara itu, pemilik Wong Solo Group Puspo Wardoyo yang juga mendampingi kunjungan tersebut menyambut baik hilirisasi peternakan sapi perah. Ia juga menyampaikan keinginannya membantu pendirian pabrik susu di Boyolali.

Apalagi, dikatakannya, kebutuhan susu untuk program MBG sangat banyak.

“Harapannya saya bisa ikut membantu terciptanya pabrik susu di sini, karena memang kami membutuhkan susu untuk MBG,” kata pemilik sejumlah SPPG ini.

Ia mengatakan SPPG miliknya sejauh ini sudah menggunakan susu produk lokal, namun demikian belum maksimal. Oleh karena itu, ia ikut mendorong produksi susu lokal.

Mengenai wacana soal pendirian pabrik pengolahan susu di Boyolali, ia akan memanfaatkan pabrik lokal yang sudah ada dan sudah beroperasi dalam skala kecil. Ia juga akan berusaha menambah skala produksi menjadi lebih besar lagi.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026