Bupati Purbalingga mendorong UMKM tingkatkan daya saing produknya

id umkm

Bupati Purbalingga mendorong UMKM tingkatkan daya saing produknya

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menunjukkan produk UMKM lokal di gerai ritel (ANTARA/HO - Humas Pemkab Purbalingga)

Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal untuk terus meningkatkan daya saing produk agar makin diminati di tingkat lokal maupun nasional.

"UMKM lokal harus terus berinovasi dan berkreasi agar makin naik kelas dan berdaya saing, Pemkab Purbalingga juga terus berupaya melakukan terobosan guna memfasilitasi pemasaran produk UMKM," katanya di Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat.

Dia menambahkan pada saat ini sudah ada 34 produk UMKM lokal Purbalingga yang dijual di empat gerai ritel modern di wilayah setempat.

"Ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemkab Purbalingga dengan gerai ritel modern tersebut dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM lokal," katanya.

Pada tahap awal, kata dia, produk-produk tersebut baru tersedia di empat gerai namun pada masa yang akan datang ditargetkan akan terus meningkat," katanya.

Bupati menambahkan Pemkab Purbalingga berkomitmen untuk terus membantu para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

"Setelah kami evaluasi upaya ini ternyata omsetnya cukup bagus dan cukup membantu pelaku UMKM di tengah pandemi ini," katanya.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan daya saing, produk UMKM perlu memenuhi sejumlah hal di antaranya adalah memastikan kualitas dan kontinuitas terjaga dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga Budi Susetyo menambahkan UMKM lokal di Purbalingga memiliki banyak potensi yang dapat terus dikembangkan.

Dia mencontohkan produk yang dimiliki UMKM Purbalingga sangat lengkap mulai dari kuliner hingga kain batik dan kain tenun khas Purbalingga.

Dia menambahkan banyak terobosan yang telah dilakukan antara lain memindahkan pusat penjualan produk UMKM ke Taman Kota Usman Janatin.

"Pusat penjualan produk UMKM dipindahkan ke Taman Kota Usman Janatin dan jumlahnya ditingkatkan dari semula satu kios menjadi empat kios," katanya.

Selain itu, kerja sama antara Pemkab Purbalingga dengan gerai ritel modern, tambah dia, juga menjadi salah satu terobosan yang dilakukan.

Dia juga mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah berdampak pada sejumlah UMKM lokal yang ada di wilayah setempat.

"Karena itu Pemkab Purbalingga melalui Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga terus berupaya untuk membantu pemasaran produk UMKM tersebut guna makin meningkatkan jumlah produksi," katanya.

Baca juga: Menkop UKM mendorong UMKM terhubung pasar digital
Baca juga: Menkop dorong UMKM dan nelayan optimalkan pemasaran digital

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar