Dewi Aryani Beri Bantuan Alat TKM di Dapil 9 Jateng

id Dewi aryani, pdip

Dewi Aryani Beri Bantuan Alat TKM di Dapil 9 Jateng

Anggota Komisi IX (Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan) DPR RI Dewi Aryani foto bersama penerima bantuan alat tenaga kerja mandiri (TKM) untuk kelompok binaan di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal, Kamis (8-11-2019). (Foto: Dok. pribadi)

Tegal (Antaranews Jateng) - Anggota Komisi IX (Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan) DPR RI Dewi Aryani, Kamis, memberikan bantuan alat tenaga kerja mandiri (TKM) untuk kelompok binaan di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal, Jawa Tengah.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si, mendorong ibu-ibu di desa-desa di Daerah Pemilihan 9 Jawa Tengah untuk menciptakan jiwa wirausaha melalui program usaha mandiri dengan cara memberikan pelatihan, misalnya membuat kue.

DeAr, sapaan akrab Dewi Aryani, mengatakan tidak saja memberikan pelatihan, tetapi menjual produknya serta memberikan peralatan lengkap sehingga bisa menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kreativitas wirausaha, salah satunya bidang tata boga.
 
Bantuan itu diberikan kepada kelompok-kelompok binaan, di antaranya di Desa Kepunduhan, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal di Balai Desa Kepunduhan.

Secara Bertahap DeAr akan memberikan bantuan yang sama di Kecamatan Pangkah, Bumijawa, Dukuhwaru, Talang, Slawi, Margasari, Lebaksiu, Adiwerna, Tegal Timur, Tegal Barat, dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Brebes, di antaranya Kecamatan Bumiayu, Sirampog, Bantarkawung, Losari, Wanasari, dan Ketanggungan.  

Kelompok Binaan Tata Boga lainnya yang sudah mendapatkan bantuan dari Dewi, di antaranya di Desa Sidaharja, Karangwuluh, Kecamatan Suradadi; Desa Dinuk dan Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal; dan Kecamatan Margadana dan Tegal Barat di Kota Tegal.

"Bantuan peralatan membuat kue dan pelatihan ini untuk membangun spirit kemandirian dalam usaha produksi kue-kue jajanan khas Tegal dan Brebes yang bisa dijual ke toko dan pasar-pasar sehingga menambah penghasilan ibu-ibu rumah tangga," tutur Dewi. 

Dengan pelatihan dan pemberian bantuan peralatan membuat kue, menurut DeAr, ibu-ibu bisa membuat makanan atau jajanan khas daerah dengan bahan dasar hasil daerah masing-masing.

Dengan begitu, kata DeAr, ibu-ibu punya kegiatan dan bisa mendatangkan penghasilan tambahan. Apalagi, saat ini sektor pariwisata juga mulai digalakkan sehingga kuliner sebagai bagian dari promosi makanan khas daerah juga harus ditingkatkan.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar