Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih melakukan pengkajian kemungkinan melakukan pembatasan terhadap semua objek wisata guna mengantisipasi penularan virus corona atau COVID-19 selama libur Natal dan Tahun Baru, kata Bupati Kudus Hartopo.
"Kami belum bisa memastikan, apakah nantinya semua objek wisata di Kudus akan dilakukan pembatasan wisatawan atau tidak karena masih menunggu hasil kajian termasuk aturan yang diberlakukan dari pusat nantinya," ujarnya di Kudus, Senin.
Sementara sosialisasi penerapan protokol kesehatan mulai dari rajin memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan masih tetap dilakukan karena pandemi belum berakhir.
Untuk itu, kata dia, sikap kewaspadaan tetap harus dilakukan, salah satunya dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan serta menjaga imunitas tubuh dengan melakukan vaksinasi.
Melalui vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh, diharapkan bisa membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Sedangkan capaian vaksinasi di Kudus saat ini sudah mencapai 60-an persen lebih untuk dosis pertama.
Baca juga: Keuskupan Jakarta imbau umat tak pergi liburan Natal dan Tahun Baru 2022
Ia juga mengajak warganya untuk mengingatkan saudaranya yang dari luar kota agar tidak pulang kampung demi menjaga keluarga tetap aman dan besar dari penularan COVID-19. Jika ingin bertemu, tentunya bisa telepon dengan layar video.
Kalaupun kenyataan banyak warga yang merantau pulang kampung, maka bisa diambil keputusan menutup semua tempat wisata untuk antisipasi penularan COVID-19. Sedangkan tim Dinas Kesehatan juga akan melakukan tes cepat antigen secara acak untuk mengecek ada tidaknya warga yang terpapar.
Pembatasan objek wisata saat liburan di Kudus masih dikaji
Senin, 22 November 2021 19:15 WIB
Objek wisata Museum Patiayam di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kudus upayakan bantuan RSLH keluarga yang tinggal di tritis belakang rumah
05 May 2026 15:51 WIB