Bapeten tunggu kesiapan Kalbar soal PLTN
Kamis, 24 Oktober 2019 16:31 WIB
Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Bapeten Dahlia Cakrawati Sinaga. ANTARA/I.C. Senjaya
Semarang (ANTARA) - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menunggu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk perizinan pendirian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di wilayah tersebut.
"Kalimantan Barat sudah menyampaikan ketertarikannya, kemungkinan bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi," kata Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Bapeten Dahlia Cakrawati Sinaga di Semarang, Kamis.
Sebelum perizinan dari Bapeten turun, kata dia, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah setempat.
Menurut dia, pembangunan PLTN itu harus masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah serta rencana umum energi daerah.
"Selanjutnya dibahas perihal penganggarannya," katanya.
Baca juga: Jateng kantongi 1.035 izin penggunaan teknologi nuklir
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga harus memastikan izin lokasi tapak proyek PLTN itu nantinya.
"Sebelum memberikan perizinan, kami harus memperoleh data yang lengkap," katanya.
Ia menjelaskan regulasi tentang pembangunan PLTN itu sudah disiapkan sejak jauh hari.
Menurut dia, karena dikerjasamakan dengan Kementerian Riset dan Teknologi kemungkinan PLTN tersebut tidak komersial.
Baca juga: Bapeten sosialisasikan Perpres Keselamatan Nuklir ke RS dan industri
"Kalimantan Barat sudah menyampaikan ketertarikannya, kemungkinan bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi," kata Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Bapeten Dahlia Cakrawati Sinaga di Semarang, Kamis.
Sebelum perizinan dari Bapeten turun, kata dia, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah setempat.
Menurut dia, pembangunan PLTN itu harus masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah serta rencana umum energi daerah.
"Selanjutnya dibahas perihal penganggarannya," katanya.
Baca juga: Jateng kantongi 1.035 izin penggunaan teknologi nuklir
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga harus memastikan izin lokasi tapak proyek PLTN itu nantinya.
"Sebelum memberikan perizinan, kami harus memperoleh data yang lengkap," katanya.
Ia menjelaskan regulasi tentang pembangunan PLTN itu sudah disiapkan sejak jauh hari.
Menurut dia, karena dikerjasamakan dengan Kementerian Riset dan Teknologi kemungkinan PLTN tersebut tidak komersial.
Baca juga: Bapeten sosialisasikan Perpres Keselamatan Nuklir ke RS dan industri
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Jateng dan Ikatan Notaris Demak bahas kendala pengawasan notaris
23 December 2025 22:45 WIB
Pemkab Batang perkuat pengawasan dan sinergi antarlembaga berbasis kinerja kawal PSN
02 December 2025 16:04 WIB
Sekda Purbalingga: Ukuran kinerja OPD berbasis dampak nyata bagi masyarakat
01 December 2025 16:53 WIB
Wali Kota Magelang tegaskan pengawasan pastikan kebijakan berpihak ke publik
26 November 2025 6:51 WIB
Tim Forum Pengawasan Kabupaten Wonogiri gelar monev bersama maksimalkan iuran tertagih JKN
18 November 2025 17:19 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB