Logo Header Antaranews Jateng

BPBD catat cuaca ekstrem picu 21 kejadian bencana di Banyumas

Rabu, 4 Maret 2026 19:51 WIB
Image Print
Sebuah rumah di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tertimpa pohon tumbang saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) siang. ANTARA/HO-FKDM Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mencatat sebanyak 21 kejadian bencana akibat cuaca ekstrem berupa hujandisertai angin kencang yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu siang.

“Berdasarkan laporan sementara hingga pukul 17.22 WIB total kejadian bencana alam hari ini sebanyak 21 kasus dan seluruhnya merupakan cuaca ekstrem. Tidak ada laporan banjir maupun tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma di Purwokerto, Banyumas, Rabu malam.

Ia mengatakan kejadian tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, salah satunya di Cilongok yang tercatat beberapa kejadian, antara lain pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional di Desa Karanglo dan telah dilakukan penanganan oleh petugas.

Selain itu, pohon tumbang juga menimpa jaringan listrik di Desa Langgongsari serta menimpa rumah warga di Desa Rancamaya, Sambirata, dan Sokawera.

Sementara di Desa Panembangan, atap SMP Negeri 2 Cilongok dilaporkan mengalami kerusakan dan masih dalam proses kaji cepat serta penanganan.

“Kejadian serupa juga dilaporkan di Kecamatan Banyumas, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Karanglewas, Kedungbanteng, Kembaran, Sumbang, dan Baturraden. Selain menutup akses jalan, sejumlah pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga serta merusak jaringan listrik dan fasilitas umum,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, BPBD juga mencatat kerusakan atap rumah warga beberapa desa di Kecamatan Kedungbanteng akibat terpaan angin kencang.

Ia mengatakan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Banyumas telah diterjunkan untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat di seluruh lokasi terdampak.

“Petugas melakukan asesmen dan penanganan darurat untuk memastikan akses jalan kembali terbuka serta meminimalkan dampak terhadap warga,” katanya.

Dwi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.



Baca juga: Bupati ajak warga Banyumas mengaktifkan ronda malam antisipasi kejahatan



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026