Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Banyumas siapkan lima bus mudik gratis Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 14:01 WIB
Image Print
Arsip - Pemberangkatan armada bus gratis Lebaran 2025 di Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025). ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan lima unit bus untuk program mudik gratis Lebaran 2026 guna membantu masyarakat perantau pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

"Yang sudah pasti dari pemda ada lima kendaraan. Untuk tambahan dari instansi lain masih kami koordinasikan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Omar Udaya di Purwokerto, Banyumas, Jateng, Rabu.

Ia mengatakan program mudik gratis tersebut mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemberangkatan dijadwalkan pada 16 Maret 2026 dari Museum Purna Bakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Menurut dia, mekanisme pendaftaran dan teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi, sementara pemerintah kabupaten berperan dalam menyiapkan armada serta dukungan operasional di daerah tujuan.

Ia mengharapkan program mudik gratis tersebut dapat meringankan beban biaya transportasi masyarakat Banyumas yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya, sekaligus membantu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor saat arus mudik Lebaran 2026.

Di sisi lain, kata dia, Dinhub Banyumas telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, termasuk jalur alternatif.

"Secara nasional kami sudah mengikuti rapat pengarahan terkait persiapan arus mudik, dan untuk tingkat kabupaten akan segera kami rapatkan lebih lanjut," kata Omar.

Lebih lanjut, Kabid Angkutan dan Keselamatan Dinhub Banyumas Mufti Hakim mengatakan Dinas Perhubungan telah memetakan jalur-jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan pemudik apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan.

Menurut dia, beberapa wilayah yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan saat arus mudik maupun arus balik, antara lain kawasan Patikraja dan Rawalo.

"Kami sudah menyiapkan jalur alternatif dan langkah antisipasi jika terjadi kepadatan, termasuk pemanfaatan jalan-jalan kecil yang masih memungkinkan dilalui kendaraan," katanya.


Baca juga: BPBD Cilacap petakan lokasi rawan longsor dan genangan di jalur mudik Lebaran 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026