
Pemkab Kudus minta peternak waspadai penyebaran virus PMK

Kudus (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meminta para peternak sapi, kerbau, maupun kambing mewaspadai penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK), menyusul adanya temuan 12 kasus PMK selama periode Januari-Februari 2026.
"Dari 12 kasus PMK tersebut, semuanya menyerang hewan ternak sapi. Alhamdulillah tujuh ekor di antaranya berhasil sembuh setelah ada penanganan secara intensif, sedangkan sisanya terpaksa ditempuh potong paksa," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah di Kudus, Rabu.
Hasil penelusuran petugas di lapangan, kata dia, dari belasan kasus tersebut terdapat empat ternak yang terjangkit semuanya karena dalam satu kandang.
Awalnya, imbuh dia, yang terjangkit satu ekor merupakan ternak yang baru masuk kandang, kemudian menular ke ternak lainnya.
Ia mencatat hasil penelusuran di lapangan hampir semua temuan kasus berawal dari ternak dari luar kota yang baru diterima dari pemasok.
"Kebanyakan juga belum menjalani vaksin PMK, karena dari pengalaman sebelumnya ternak yang pernah divaksin lebih kebal terhadap serangan penyakit tersebut," ujarnya.
Peternak di Kabupaten Kudus, diakui sudah memiliki kesadaran dan pengetahuan terhadap penanganan dan pencegahan PMK, karena beberapa kasus PMK berhasil sembuh setelah diobati secara mandiri. Namun kesadaran mayoritas peternak menjaga kebersihan kandang masih rendah.
"Hal ini yang masih menjadi tantangan kami untuk menyadarkan mereka agar lebih baik dalam menjaga kebersihan kandang, karena menjadi salah satu kunci mencegah penyebaran virus PMK terhadap ternak lainnya," ujarnya.
Ia juga mengingatkan ketika ada ternak yang gejalanya mirip PMK, sebaiknya diisolasi ke kandang tersendiri untuk menghindari penularan terhadap ternak lainnya.
Dinas Pertanian juga kembali menggencarkan penyuntikan vaksin PMK ke sejumlah peternak yang belum vaksin. Termasuk peternak yang baru didatangkan dari luar daerah guna antisipasi penyebaran virus PMK.
Baca juga: Dinas Pertanian Kudus terima tambahan vaksin 1.300 dosis PMK
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
