Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Kudus siapkan 14 bus mudik gratis

Selasa, 3 Maret 2026 21:13 WIB
Image Print
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Mundir saat mengecek kelayakan bus penumpang yang menjalani uji kir (kelayakan) di kantor Dishub Kudus, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan 14 armada bus untuk memfasilitasi warga Kudus di Jakarta agar bisa pulang kampung secara gratis pada momentum Lebaran 2026.

"Jumlah armada bus mudik yang kami sediakan meningkat signifikan. Jika tahun lalu mudik gratis hanya ada lima unit bus, maka tahun ini totalnya ada 14 bus," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Mundir saat mengunjungi kantor Dishub Kudus, Selasa.

Dia mengatakan hal itu dilakukan karena tingginya animo warga Kudus yang berada di luar daerah untuk bisa ikut mudik gratis.

Dari total 14 bus tersebut, sebanyak 12 unit diperuntukkan bagi pemudik dari Jakarta ke Kudus, sedangkan dua unit disiapkan untuk arus balik. Penyediaan armada tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sejumlah pihak swasta.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut membantu menyukseskan program mudik gratis tersebut.

"Kami atas nama Pemkab Kudus mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, terutama pihak swasta yang telah mendukung masyarakat Kabupaten Kudus yang ada di Jakarta maupun di luar daerah agar bisa mudik bersama ke Kudus," ujarnya.

Ia menambahkan program ini juga sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah daerah turut memfasilitasi masyarakat dalam penyelenggaraan mudik Lebaran yang aman dan nyaman.

Untuk proses pendaftaran, Pemkab Kudus melalui Dishub berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) di Jakarta. Warga yang memiliki KTP Kudus dapat mendaftar melalui paguyuban tersebut.

Bupati mengungkapkan setelah pendaftaran dibuka, kuota langsung terpenuhi sehingga pendaftaran berikutnya ditutup.

Dalam pelaksanaannya, kata Mundir, untuk verifikasi terhadap nama-nama peserta yang didaftarkan dilakukan oleh FKMK, guna memastikan bahwa mereka benar-benar warga Kabupaten Kudus.

"FKMK yang melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang mendaftar," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026