Semarang (ANTARA) - Tim dari Sekolah Dasar (SD) Negeri Sendangmulyo 04 Semarang tampil sebagai juara ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Semarang Seri 1 2025 - 2026 untuk kelompok umur (KU) 12.
Pada laga pamungkas MLSC yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang, Semarang, Minggu, SDN Sendangmulyo 04 Semarang mengalahkan SDN Karangsono 2 Mranggen, Kabupaten Demak, dengan skor 6-0.
Bahkan, striker SDN Sendangmulyo 04 Semarang Janeeta Alodya juga meraih gelar Top Scorer KU 12 dengan total 21 gol.
Sebelumnya, pada MilkLife Soccer Challenge Semarang 2025 yang berlangsung pada bulan Februari lalu, tim asuhan Ananda Ginanjar Bagasworo tersebut hanya mampu meraih posisi runner up.
Alhasil, keberhasilan mereka menjuarai MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2025 - 2026 menjadi kebanggaan dan pemantik motivasi untuk terus berprestasi.
"Pertandingan final hari ini sangat luar biasa, apalagi dari fase grup mereka konsisten dengan semangat juangnya, cetak gol juga banyak. Itu rezeki para siswi bisa juara pada seri 1 ini," kata Coach Bagas.
Pada KU 10, SDN Klepu 03, Kabupaten Semarang sukses meraih juara mengalahkan SD Nasima Semarang dengan skor akhir 4-0.
"Kemenangan ini layak mereka dapatkan berkat hasil kerja keras dan latihan rutin. Tentu gelar juara ini tidak membuat kami terlena, tim kami akan terus berlatih memperbaiki diri hingga menjadi yang terbaik," kata Pelatih SDN Klepu 03 Althariq Bagus Istianto.
Penyelenggaraan MLSC Semarang Seri 1 2025 - 2026 yang diikuti sebanyak 1.213 siswi dari 64 SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kota Semarang dan sekitarnya diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife.
Seiring dengan itu, roda ekosistem sepak bola putri di Kota Atlas juga semakin tumbuh dengan mulainya sejumlah sekolah sepak bola (SSB) di kota Semarang membuka kelas khusus untuk para putri, seperti Bhaladika Pertiwi, Arema FC Women Academy, dan Ratanika Putri Semarang.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengapresiasi banyaknya sekolah sepak bola yang kini mulai membuka kelas putri.
Tentunya, kata dia, hal tersebut membuat para pesepakbola putri muda memiliki wadah untuk berlatih dan mengasah kemampuan yang pada akhirnya dapat tampil maksimal ketika berlaga di kompetisi bergengsi, seperti MilkLife Soccer Challenge.
"Ekosistem sepak bola putri sudah tercipta. Tren positif itu terjadi tak hanya di Semarang, tetapi juga di kota-kota lain," kata Coach Timo yang memperoleh lisensi kepelatihan UEFA A di Koeln Jerman sejak 2007 itu.
Menurut dia, para atlet menjadi punya kesempatan untuk berkembang dan bisa melanjutkan jenjang karier ke level profesional nantinya, sekaligus menunjukkan sistem regenerasi yang sudah berjalan dengan sangat baik
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan penyelenggaraan MLSC 2025-2026 menjadi komitmen untuk terus mendorong kemajuan sepak bola putri Indonesia melalui turnamen yang berjenjang dan berkelanjutan.
"Para pesepak bola putri muda kita semakin menunjukkan kualitas mereka dari tahun ke tahun. Ini menjadi sinyal bagus bagi ekosistem sepak bola putri yang akan terus bertumbuh. Kami akan terus mendorong melalui penyelenggaraan turnamen mulai dari KU 8 hingga KU 16 sebagai upaya menjaga regenerasi 'supply' pemain," katanya.
Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Klepu 03
Runner-up : SD Nasima
Semifinalis : SDN Wonotingal dan MIN Kota Semarang
Top Scorer : Shakila Azalia Ardani - SDN Klepu 03 (37 gol)
Best Player : Asancaya Jasmine - SD Nasima
Best Goalkeeper : Wisma Mandhe Hita - SDN Klepu 03
Fairplay Team : SDN Kembangarum 2 Semarang
Kategori Usia 12
Champion : SDN Sendangmulyo 04
Runner-up : SDN Karangsono 2 Mranggen
Semifinalis : SDN Klepu 03 dan SDN Wonotingal
Top Scorer : Janeeta Alodya - SDN Sendangmulyo 04 (21 gol)
Best Player : Erlinda Julita Ragil Pratiwi - SDN Klepu 03
Best Goalkeeper : Khanza Mutia Nindyanti - SDN Wonotingal
Fairplay Team : SDN Karangayu 02

