Kabupaten Pati terima penghargaan WTP

id Pemkab Pati, terima penghargaan, WTP, dan kajian fiskal

Kabupaten Pati terima penghargaan WTP

Bupati Pati Haryanto (dua kiri)menerima piagam WTP. ANTARA/HO/Humas Pemkab Pati

semakin pengelolaan keuangan harus semakin baik dan tidak semakin menurun
Pati (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendapatkan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintahan daerah setempat dan kajian fiskal regional Jawa Tengah.

"Pemkab Pati sudah berulang kali mendapatkan WTP. Penghargaan ini tujuannya untuk memotivasi Pemda dalam rangka pengelolaan keuangan," kata Bupati Pati Haryanto di Pati, Senin.

Kabupaten Pati sudah empat kali menerima penghargaan secara berturut-turut.

Penghargaan tersebut, kata dia, berkat kerja keras pemerintah bersama seluruh OPD dan atas bimbingan dari Kanwil, BPKP maupun juga dari dinas atau Instansi yang terkait.

Ia berharap agar penghargaan WTP kali ini bisa dipertanggungjawabkan pada tahun 2019 dan maupun tahun berikutnya.

"Semakin mendapat penghargaan setiap tahunnya, semakin pengelolaan keuangan harus semakin baik dan tidak semakin menurun," ujarnya.

Baca juga: Kudus raih WTP tanpa catatan

Ia mengingatkan ketika sudah pernah mendapatkan penghargaan, tidak menjadi jaminan nantinya akan mendapat penghargaan lagi.

Apalagi, lanjut dia, WTP menyangkut akuntabilitas keuangan yang harus bisa dipertanggungjawabkan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Provinsi Jateng Sulaimansyah menyampaikan bahwa penghargaan ini sebagai tindak lanjut dari hubungan keuangan antara pusat dan daerah, yang di dalamnya terdapat sinergi yang kuat dalam rangka untuk pembangunan di daerah, khususnya dalam konteks transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik, baik itu keuangan pusat ataupun keuangan daerah.

Sementara terkait nota kesepakatan hari ini (7/10), Sulaimansyah, menjelaskan bahwa objek kerja sama sendiri terdiri dari bermacam-macam data.

“Objek nota kesepahaman bermacam-macam yang sudah ditangani menyangkut pertukaran data karena memang data itu menjadi sangat penting," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, data tersebut kemudian bisa jadi dasar dalam mengambil kebijakan nantinya.

Kemudian, lanjut dia, akuntabilitas itu sendiri dan khususnya untuk percepatan pengurangan kemiskinan di Jateng, serta dalam rangka pemberian kredit usaha rakyat dan ultra mikro. 

Baca juga: Pemkab Temanggung raih opini WTP 7 kali berturut-turut
Baca juga: Pemkot Magelang kembali raih WTP
Baca juga: Pemprov Jateng raih WTP 8 kali berturut-turut
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar