Logo Header Antaranews Jateng

Jelang Arus Mudik, Pekerjaan Pengecoran Jalan Mulai Dihentikan

Senin, 27 Juni 2016 20:24 WIB
Image Print
Ilustrasi

Semarang, Antara Jateng - Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah menghentikan pengecoran beton di semua ruas jalan mulai Senin (27/6) guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.

"Penghentian pengecoran di semua ruas jalan yang dilakukan mulai hari ini sudah disosialisasikan kepada para kontraktor dan sesuai dengan jadwal," kata Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah Bambang Nugroho di Semarang, Senin.

Menurut dia, secara umum semua ruas jalan di Jateng, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun jalur alternatif sudah siap dilewati para pemudik, meskipun masih ada beberapa titik yang belum maksimal pengerjaannya.

"Mulai Selasa (28/6) sudah tidak ada pengecoran, para pekerja hanya 'stand by' untuk pengerjaan yang sifatnya ringan," ujarnya.

Khusus untuk jalur alternatif di Jateng, Bambang mengaku sudah memerintahkan ke daerah supaya membuat rambu-rambu pengarah yang sederhana dari bambu di jalan-jalan alternatif, termasuk penyiapan patok pengarah, dan tidak boleh ada jalan berlubang.

Bambang memastikan perbaikan ruas jalan di Jateng dengan total panjang mencapai 368 kilometer tidak akan selesai semua menjelang Lebaran.

Terkait hal itu, ia meminta para kontraktor yang mengerjakan perbaikan sejumlah ruas jalan agar pengerjaannya tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2016.

"Transisi pengerjaan antara yang lama dengan yang baru dibuat 'smooth' agar tidak membahayakan pemudik," katanya.

Sementara itu, jajaran Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Jawa Tengah juga telah menyiapkan jalur-jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat guna mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.

"Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas pada arus mudik, kami siapkan jalur-jalur alternatif di sejumlah titik," ujar Kepala Dishubkominfo Jawa Tengah Satriyo Hidayat.

Dishukominfo Jateng juga memetakan titik-titik yang rawan kemacetan saat arus mudik dan arus Lebaran 2016.

Titik rawan kemacetan itu antara lain, pintu tol Pejagan-Pemalang di Kabupaten Brebes, perlintasan kereta api di Pejagan, jalur Pejagan-Prupuk-Bumiayu, dan jalur lingkar Bumiayu.

Satriyo menilai potensi kemacetan di jalur selatan tidak terlalu parah jika dibandingkan di jalur pantai utara Jawa Tengah.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026