Cedera Betis, West Ham Masukkan Randolph untuk Gantikan Adrian

id cedera betis west ham masukkan randolph untuk gantikan adrian

Cedera Betis, West Ham Masukkan Randolph untuk Gantikan Adrian

Pelatih West Ham United, Slaven Bilic (kanan), kala mendampingi timnya melakoni laga pekan ke-15 Liga Inggris melawan Manchester United di Old Trafford, Sabtu (5/12/2015). (www.premierleague.com)

London, Antara Jateng - West Ham United tidak akan diperkuat kiper utamanya Adrian untuk pertandingan menjamu Swansea City pada Sabtu, satu pertandingan sebelum pertandingan terakhir mereka di Boleyn Ground sebelum klub itu pindah ke Stadion Olimpik.

Kiper asal Spanyol itu kemungkinan akan absen sampai akhir musim karena masalah pada betisnya, dan akan digantikan oleh Darren Randolph.

"Kami memiliki satu pemain yang cedera dan itu adalah Adrian," kata manajer Slaven Bilic kepada para pewarta pada Jumat.

"Ia akan... kemungkinan absen pada dua pertandingan terakhir. Kami memiliki pelapis yang hebat, ia merupakan salah satu alasan terbesar kami melaju sejauh ini di Piala FA," tambah Bilic, mengacu kepada laju klub London itu sampai ke perempat final.

Tim peringkat keenam West Ham tertinggal dari Manchester City, yang menduduki peringkat keempat di Liga Inggris dan memegang spot kualifikasi Liga Champions, sebanyak lima angka.

Pasukan Bilic memiliki tiga pertandingan tersisa, sedangkan City memiliki dua pertandingan yang belum dimainkan.

West Ham tidak terkalahkan di liga sejak Agustus dan Bilic mengatakan mereka berkonsentrasi penuh pada Swansea, bukan pada pertandingan final penuh emosi di Boleyn Ground melawan Manchester United pada Selasa.

"Kami perlu berkonsentrasi total kepada Swansea, bukan memikirkan tentang Manchester United," tambahnya.

Kedua pemilik klub David Sullivan dan David Gold telah meminta para penggemar West Ham untuk tidak menerobos masuk lapangan setelah pertandingan melawan Manchester United.

"Penerobosan apapun ke lapangan dipastikan akan berarti pembatalan prosesi keliling lapangan yang dilakukan skuad untuk mendapat apresiasi, dan menggagalkan sebagian pemain terhebat kami untuk mendapat kesempatan masuk lapangan untuk terakhir kalinya," kata Sullivan dan Gold dalam pernyataan bersama.

"Itu akan menjadi tragedi untuk mereka dan Boleyn Ground," tambah keduanya mengenai markas klub selama 112 tahun terakhir, demikian Reuters.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar