Temanggung, Jawa Tengah (ANTARA) - Para petani di wilayah lereng tiga gunung yakni Sumbing, Sindoro, dan Prau, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai mengolah lahan untuk menanam tembakau memasuki awal musim tanam tahun ini.
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Temanggung Siyamin di Temanggung, Senin, menyampaikan kesiapan petani untuk mengolah lahan saat ini sudah matang.
Namun, keberhasilan musim ini sangat bergantung pada dukungan pihak luar, terutama pemerintah dan pabrik.
Menurut dia, momentum ini menjadi titik awal perjuangan ekonomi bagi ribuan petani di Kabupaten Temanggung untuk menghasilkan kualitas tembakau terbaik.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Menjelang masa tanam, kami sangat berharap ketersediaan pupuk, terutama pupuk khusus tembakau, dapat terjamin secara merata dan mudah diakses. Pupuk adalah kunci awal untuk menjaga kualitas emas hijau kami," katanya.
Ia menuturkan para petani di tiga gunung berharap pemerintah terus mengeluarkan regulasi dan kebijakan yang melindungi eksistensi petani tembakau.
"APTI menekankan pentingnya aturan yang tidak memberatkan di sisi hulu, sehingga petani tetap memiliki gairah untuk bertanam di tengah tantangan global dan kenaikan biaya produksi," katanya.
Ia menegaskan sinergi antara petani, pemerintah, dan pabrik adalah kunci utama kesejahteraan masyarakat.
"Kami siap bekerja keras di ladang, dan kami mohon dukungan nyata dari semua pihak agar musim tanam tahun ini membawa berkah bagi kami semua," katanya.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Sumarno, mengimbau para petani melakukan penanaman lebih awal demi menghasilkan tembakau berkualitas.
Menurut dia, langkah percepatan masa tanam ini dilakukan sebagai strategi menghadapi musim kemarau yang akan datang, sekaligus memanfaatkan sisa ketersediaan air di awal musim tanam.
"Percepatan masa tanam pada April hingga Mei 2026 dilakukan sebagai strategi menghadapi musim kemarau," katanya.
Tanaman diharapkan masih mendapatkan pasokan air yang cukup dari sisa musim hujan.
Selain itu, petani juga diminta menyiapkan cadangan air di lahan untuk menyiram tanaman saat musim kemarau guna mendukung pertumbuhan.
Baca juga: DKPPP Temanggung imbau petani agar tanam tembakau lebih awal