Mahasiswa Unsoed raih medali emas di kompetisi internasional IYMIA 2024
Kamis, 18 Januari 2024 17:43 WIB
IYMIA 2024 - 2. Tim mahasiswa Unsoed Purwokerto meraih medali emas di ajang Internasional Young Moslem Invention Award (IYMIA) 2024. ANTARA/HO-Unsoed
Purwokerto (ANTARA) - Mahasiswa meraih prestasi gemilang dengan memperoleh medali emas dalam ajang Internasional Young Moslem Invention Award (IYMIA) 2024.
Tim yang terdiri atas Khairunnisa (Pendidikan Bahasa Inggris 2021), Hidayat Nur Wahid (Pendidikan Bahasa Indonesia 2020), Muhammad Farrel Ryandra Ardaffa (Agribisnis 2023), Mahila Asana (Agribisnis 2021), dan Zia Rahmawati (Fisika 2022) berhasil memenangkan medali emas pada kategori Social Science.
Khairunnisa menjelaskan bahwa timnya mempersembahkan konsep aplikasi model Penthahelix melalui tari lengger sebagai media untuk memperkenalkan mina padi. Karya mereka berjudul "Application of the Penta Helix Model using Lengger Dance as a Media for Developing Agricultural Potential Based on Local Wisdom of Minapadi Banyumas Culture".
Baca juga: Sosiolog Unsoed apresiasi rencana Polri rekrut perwira dari penyandang disabilitas
IYMIA merupakan kompetisi sains terapan yang diadakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Kategori yang dipertandingkan melibatkan bidang Social Science, Life Science, Engineering, Environmental Science, dan Innovation Science. Delegasi Unsoed berpartisipasi dalam kategori Social Science bersama 341 tim dari 14 negara, termasuk Indonesia, Romania, Malaysia, Thailand, Filipina, Kazakhstan, Turkey, Mexico, United Arab Emirates, Iran, Uzbekistan, India, Afrika Selatan, dan Singapura.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk bersaing secara internasional, memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk meraih prestasi di tingkat global.
Penjurian kompetisi yang dilaksanakan secara daring berlangsung pada 11 Januari 2024 melalui Zoom Meeting, sementara pengumuman hasil (Awarding) disampaikan pada 13 Januari 2024. Prestasi ini menjadi bukti konkret bahwa terus mendorong mahasiswanya untuk tampil sebagai pesaing handal di panggung internasional.
Baca juga: Rektor Unsoed Purwokerto resmikan Gedung Pendidikan FMIPA
Baca juga: Akademisi: Para capres kurang soroti hubungan internasional saat debat
Tim yang terdiri atas Khairunnisa (Pendidikan Bahasa Inggris 2021), Hidayat Nur Wahid (Pendidikan Bahasa Indonesia 2020), Muhammad Farrel Ryandra Ardaffa (Agribisnis 2023), Mahila Asana (Agribisnis 2021), dan Zia Rahmawati (Fisika 2022) berhasil memenangkan medali emas pada kategori Social Science.
Khairunnisa menjelaskan bahwa timnya mempersembahkan konsep aplikasi model Penthahelix melalui tari lengger sebagai media untuk memperkenalkan mina padi. Karya mereka berjudul "Application of the Penta Helix Model using Lengger Dance as a Media for Developing Agricultural Potential Based on Local Wisdom of Minapadi Banyumas Culture".
Baca juga: Sosiolog Unsoed apresiasi rencana Polri rekrut perwira dari penyandang disabilitas
IYMIA merupakan kompetisi sains terapan yang diadakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Kategori yang dipertandingkan melibatkan bidang Social Science, Life Science, Engineering, Environmental Science, dan Innovation Science. Delegasi Unsoed berpartisipasi dalam kategori Social Science bersama 341 tim dari 14 negara, termasuk Indonesia, Romania, Malaysia, Thailand, Filipina, Kazakhstan, Turkey, Mexico, United Arab Emirates, Iran, Uzbekistan, India, Afrika Selatan, dan Singapura.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk bersaing secara internasional, memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk meraih prestasi di tingkat global.
Penjurian kompetisi yang dilaksanakan secara daring berlangsung pada 11 Januari 2024 melalui Zoom Meeting, sementara pengumuman hasil (Awarding) disampaikan pada 13 Januari 2024. Prestasi ini menjadi bukti konkret bahwa terus mendorong mahasiswanya untuk tampil sebagai pesaing handal di panggung internasional.
Baca juga: Rektor Unsoed Purwokerto resmikan Gedung Pendidikan FMIPA
Baca juga: Akademisi: Para capres kurang soroti hubungan internasional saat debat
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
OJK Purwokerto: UMKM masih jadi penopang kinerja jasa keuangan di Banyumas Raya
29 January 2026 13:24 WIB
Akademisi Unsoed: Kuatkan destana di sekitar Gunung Slamet untuk hadapi ancaman bencana
28 January 2026 16:49 WIB
KAI batalkan lagi perjalanan KA Kamandaka dan Purwojaya akibat lintasan tergenang banjir
19 January 2026 13:16 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Disdikpora Kudus minta siswa SD-SMP ikuti tes kompetensi akademik Kemendikdasmen
04 February 2026 19:39 WIB
Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS dorong literasi digital di MTs Muhammadiyah 5 Jumantono
04 February 2026 15:02 WIB
Dinkes Semarang minta puskesmas memberi edukasi masyarakat soal virus Nipah
04 February 2026 8:39 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
Mengajar lintas negara, mahasiswa UMS terapkan pembelajaran fonetik di Tailan
03 February 2026 16:46 WIB