Pj Gubernur Jateng sebut terorisme masih jadi persoalan serius
Selasa, 19 Desember 2023 16:45 WIB
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Semarang (ANTARA) - Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyebut terorisme masih menjadi salah satu persoalan serius bagi pemerintah, termasuk aparat penegak hukum.
“Terorisme merupakan persoalan serius bangsa, apabila tidak diatasi, maka akan menjadi ancaman besar bagi stabilitas dan keamanan negara,” katanya usai peringatan Hari Bela Negara di Semarang, Selasa.
Ia mengungkapkan, belum lama ini Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap sembilan orang terduga teroris dan teridentifikasi jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Semarang.
Menurut dia, penangkapan terduga teroris itu menunjukkan belum semua masyarakat Indonesia memiliki jiwa demokratis dan jiwa bela negara.
“Oleh karena itu, semangat jiwa bela negara perlu digaungkan di masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah harus bisa menjaga dan mengarahkan masyarakat untuk berpedoman pada ideologi Pancasila.
Implementasi nilai-nilai Pancasila, lanjut dia, wajib dilakukan secara total dan komprehensif sehingga menciptakan toleransi, keamanan, serta kedamaian.
“Ideologi kita adalah Pancasila, ini yang harus terus kita gelorakan pada masyarakat kita," katanya.
Baca juga: Densus 88 amankan dua warga terduga teroris di Sukoharjo
“Terorisme merupakan persoalan serius bangsa, apabila tidak diatasi, maka akan menjadi ancaman besar bagi stabilitas dan keamanan negara,” katanya usai peringatan Hari Bela Negara di Semarang, Selasa.
Ia mengungkapkan, belum lama ini Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap sembilan orang terduga teroris dan teridentifikasi jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Semarang.
Menurut dia, penangkapan terduga teroris itu menunjukkan belum semua masyarakat Indonesia memiliki jiwa demokratis dan jiwa bela negara.
“Oleh karena itu, semangat jiwa bela negara perlu digaungkan di masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah harus bisa menjaga dan mengarahkan masyarakat untuk berpedoman pada ideologi Pancasila.
Implementasi nilai-nilai Pancasila, lanjut dia, wajib dilakukan secara total dan komprehensif sehingga menciptakan toleransi, keamanan, serta kedamaian.
“Ideologi kita adalah Pancasila, ini yang harus terus kita gelorakan pada masyarakat kita," katanya.
Baca juga: Densus 88 amankan dua warga terduga teroris di Sukoharjo
Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Jateng apresiasi Tim Ratoeh Jaroeh SMAN 4 Semarang raih juara internasional
08 May 2026 21:14 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Kemenag Pati cabut izin Ponpes Ndolo Kusumo buntut kekerasan seksual terhadap santriwati
07 May 2026 20:41 WIB
Polresta Pati : Dugaan pelecehan Ustadz AS pengasuh ponpes pada santri sejak 2020-2024
07 May 2026 19:18 WIB
Mantan Direktur Syariah Bank Jateng didakwa kasus dugaan korupsi Rp27,7 miliar
07 May 2026 19:13 WIB