Logo Header Antaranews Jateng

Jateng mendukung nol kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih 2027

Kamis, 7 Mei 2026 08:50 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan Deputi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Odo RM Manuhutu di Semarang, Rabu. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penerapan nol kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih atau "Zero Over Dimension Over Loading" yang mulai berlaku 2027.

"Saya dukung sekali Zero 'Over Dimension Over Loading' tahun 2027," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu.

Menurut dia, sosialisasi masif tentang kebijakan tersebut harus dilakukan sebelum dilakukan penindakan secara hukum.

Ia menuturkan beban berlebih dari kendaraan yang yang kelebihan muatan memendekkan umur jalan raya.

Selain itu, lanjut dia, kondisi itu juga mempercepat penurunan muka tanah di wilayah pesisir karena beban permukaan bertambah.

Ia menuturkan penerapan kebijakan itu perlu dilakukan sosialisasi secara masif, agar tidak muncul protes dari para pemilik kendaraan.

"Jadi memang harus melibatkan asosiasi sopir truk, pemilik jasa transportasi angkutan barang, perusahaan, dan pihak terkait lain," katanya.

Sementara Deputi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Odo RM Manuhutu menambahkan terdapat sembilan rencana aksi untuk implementasi "Zero Over Dimension Over Loading" 2027.

Menurut dia, rancangan Perpres tentang sembilan rencana aksi tersebut tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden

Ia mengatakan Kemenko IPK juga mendorong agar menciptakan ekosistem logistik nol kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih mulai dari hulu hingga hilir.


Baca juga: Kemenko mengajak lintas sektor kolaborasi implementasi zero ODOL 2027



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026