Gibran kembali bertugas setelah sepekan isolasi mandiri
Rabu, 24 Agustus 2022 15:19 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka kembali bertugas di Balai Kota Surakarta, Rabu (24/8/2022), setelah sepekan menjalani isoman karena terserang COVID-19. (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka kembali bertugas di Balai Kota Surakarta usai menjalani isolasi mandiri (isoman) selama sepekan karena tertular COVID-19.
"Anak-anak sudah sekolah, istri juga sudah PKK," katanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Istri Gibran, Selvi Ananda, sudah menghadiri acara Tim Penggerak PKK Kota Surakarta di Balai Kota Surakarta.
Ketika ditanya mengenai awal mula tertular COVID-19, Gibran mengaku tidak tahu pasti kapan dan bagaimana dia tertular penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 tersebut.
"Ngerti-ngerti positif sore habis upacara," katanya merujuk pada upacara peringatan ulang tahun ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.
"Batuk semua serumah, anak-anak juga batuk," katanya, menambahkan, "Kemarin semua sudah PCR lagi, hasilnya negatif."
Wali Kota bekerja dari rumah selama menjalani isolasi mandiri. Menurut dia, banyak dokumen yang diantar ke rumahnya untuk ditandatangani.
Gibran, yang sudah tiga kali terserang COVID-19, menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan virus corona.
"Ke depannya harus lebih prokes, meningkatkan imun. Istirahat cukup sambil prokes terus," katanya.
"Virus kan masih ada, jangan lengah. Melakukan prokes, cuci tangan, pakai masker," ia menambahkan.
Baca juga: Isoman karena COVID-19, Gibran tetap pantau aktivitas Pemkot Surakarta
Baca juga: Gibran kembali terjangkit COVID-19 untuk yang ketiga kali
Baca juga: Gibran tak terima anggota Paspampres pukul warga meski pelaku minta maaf
"Anak-anak sudah sekolah, istri juga sudah PKK," katanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Istri Gibran, Selvi Ananda, sudah menghadiri acara Tim Penggerak PKK Kota Surakarta di Balai Kota Surakarta.
Ketika ditanya mengenai awal mula tertular COVID-19, Gibran mengaku tidak tahu pasti kapan dan bagaimana dia tertular penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 tersebut.
"Ngerti-ngerti positif sore habis upacara," katanya merujuk pada upacara peringatan ulang tahun ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.
"Batuk semua serumah, anak-anak juga batuk," katanya, menambahkan, "Kemarin semua sudah PCR lagi, hasilnya negatif."
Wali Kota bekerja dari rumah selama menjalani isolasi mandiri. Menurut dia, banyak dokumen yang diantar ke rumahnya untuk ditandatangani.
Gibran, yang sudah tiga kali terserang COVID-19, menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan virus corona.
"Ke depannya harus lebih prokes, meningkatkan imun. Istirahat cukup sambil prokes terus," katanya.
"Virus kan masih ada, jangan lengah. Melakukan prokes, cuci tangan, pakai masker," ia menambahkan.
Baca juga: Isoman karena COVID-19, Gibran tetap pantau aktivitas Pemkot Surakarta
Baca juga: Gibran kembali terjangkit COVID-19 untuk yang ketiga kali
Baca juga: Gibran tak terima anggota Paspampres pukul warga meski pelaku minta maaf
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Pemkot Semarang turunkan tim ahli soal dugaan dampak proyek di Jalan Sultan Agung
30 January 2026 12:52 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB