
Pemkot Semarang giatkan kerja bakti bersih sungai untuk mencegah banjir

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memperkuat upaya pencegahan banjir melalui pembersihan sungai secara menyeluruh dan berkelanjutan, salah satunya dilakukan melalui kegiatan kerja bakti bersih sungai.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jumat, menegaskan bahwa sungai menjadi simpul penting dalam menjaga keselamatan kota, terutama di wilayah padat aktivitas.
Hal tersebut disampaikan Agustina Wilujeng saat meninjau kegiatan Karya Bakti Pembersihan Sungai yang digelar di Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah.
Oleh karena itu, kata dia, pembersihan dilakukan tidak parsial, melainkan menyeluruh dengan melibatkan warga dan berbagai elemen masyarakat.
"Sungainya akan dibersihkan dari ujung ke ujung yang ada di Semarang Tengah. Ini kerja bersama dengan seluruh warga. Kalau seperti ini terus, sungai bersih dan tentu akan mengurangi kemungkinan banjir," katanya.
Menurut dia, keterlibatan aktif warga masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga keselamatan lingkungan, dan ingin pola sinergi di Semarang Tengah itu menjadi standar baru bagi wilayah lain.
"Kalau warga di kecamatan lain juga bisa bekerja sama seperti ini, Kota Semarang akan jauh lebih bersih," katanya.
Dengan turun langsung, persoalan lapangan seperti tanggul rusak, pinggiran sungai yang sudah brogos (keropos), pohon-pohon yang sudah rimbun, atau hambatan teknis lainnya bisa segera kelihatan dan dibereskan tanpa menunggu lama.
Tidak hanya fokus pada mitigasi bencana, ia memproyeksikan jalan inspeksi sungai tersebut sebagai ruang publik produktif, dan berencana menyulap jalur tersebut menjadi trek sepeda yang estetik guna mendukung sektor pariwisata kota.
"Jika jalan inspeksinya rapi dan rata, ini bisa jadi trayek sepeda. Orang sekarang senang bersepeda dan berjalan-jalan. Ini bisa kita upayakan," katanya.
Kegiatan Karya Bakti ini turut melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai bagian dari semangat Semarang Damai, menegaskan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas komunitas.
"Kami akan terus memastikan kegiatan pembersihan sungai terus bergulir di Kota Semarang sebagai langkah nyata menjaga lingkungan, mengurangi risiko banjir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga kota," katanya.
Baca juga: Pemkot Semarang segera tangani Jembatan Beringin yang ambrol diterjang banjir
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
