Karanganyar, ANTARA JATENG - Perusahaan obat PT Jamu Air Mancur hingga kini masih setia mengembangkan produk herbal di tengah gempuran produk farmasi modern di pasaran.
"Meski makin banyak jenis obat farmasi tetapi sejauh ini permintaan obat herbal masih stabil bahkan cenderung meningkat," kata Brand Manager PT Jamu Air Mancur, Anita, di Palur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan berdasarkan data perusahaan, pertumbuhan penjualan obat herbal tersebut setiap tahunnya rata-rata di angka 10 persen. Menurut dia, capaian tersebut cukup bagus.
Melihat pertumbuhan tersebut, perusahaan tidak hanya mengembangkan usaha di dalam negeri tetapi juga hingga luar negeri. Dengan demikian, pangsa pasar terus meluas.
Bahkan, baru-baru ini perusahaan tersebut sudah mengantongi sertifikasi cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) dari pemerintah.
Anita mengatakan dengan diperolehnya sertifikat CPOTB artinya produk obat herbal dari Jamu Air Mancur diakui oleh 48 negara.
"Kami juga ditunjuk oleh BPOM sebagai proyek percontohan untuk obat herbal di Asia," katanya.
Sementara itu, untuk mempertahankan eksistensi produk, pihaknya terus melakukan inovasi produk dan meningkatkan layanan.
"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah menggandeng tokoh dan `public figure` untuk bisa memopulerkan kembali jamu herbal sebagai salah satu budaya Indonesia. Beberapa tokoh yang sudah digandeng adalah Rafi Ahmad dan Sruti Respati," katanya.
Jamu Air Mancur Setia Kembangkan Produk Herbal
Jumat, 6 Oktober 2017 20:57 WIB
Ilustrasi - Meracik obat herbal
Pewarta : Aris Wasita Widiastuti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pabrik narkoba di Mijen terungkap, peredaran jutaan obat terlarang berhasil digagalkan
15 April 2026 8:24 WIB
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal desak penegakan hukum penjual obat terlarang
13 April 2026 15:35 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
PLN dukung program bantuan pasang baru listrik untuk 1.000 keluarga tidak mampu di Jawa Tengah
17 jam lalu
Pemkab Batang terima 3.377 pengajuan perizinan selama triwulan I 2026 melalui MPP
13 May 2026 21:28 WIB
Legislator: Pertumbuhan ekonomi Jateng harus berdampak ke kesejahteraan masyarakat
13 May 2026 19:45 WIB
KAI Purwokerto tambah kapasitas kereta 1450 tempat duduk pada libur panjang akhir pekan
13 May 2026 19:39 WIB