Bupati Purbalingga Ajak Warganya Gemar Makan Ikan
Selasa, 18 Juli 2017 7:09 WIB
Ilustrasi- Siswa SDN Surgi Mufti 1 menikmati sate ikan saat Kampanye Gerakan Makan Ikan di halaman sekolahnya di Banjarmasin Kalimantan Selatan, Selasa (9/6). (Foto: Antaranews Kalsel/Herry Murdy Hermawan)
Purbalingga, ANTARA JATENG - Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi mengajak masyarakat di wilayahnya terutama anak-anak agar gemar makan ikan.
"Masyarakat di negara lain, seperti Jepang sangat gemar makan ikan, karena menurut penelitian bagus untuk perkembangan otak anak," kata Bupati Tasdi di Purbalingga, Senin.
Dia menambahkan, tingkat Kecukupan ikan di Kabupaten Purbalingga sangat baik.
Namun, berdasarkan laporan yang dia terima, minat masyarakat untuk makan ikan masih kurang.
"Minat masyarakat Purbalingga untuk makan ikan masih kurang," katanya.
Dia menambahkan, berdasarkan data, tingkat gemar makan ikan di Indonesia mencapai delapan kilogram/orang/tahun, sedangkan di negara lain seperti Singapura mencapai 30 kilogram/orang/taun.
"Jangan takut makan ikan, peran orang tua juga harus ada untuk mendorong anak makan ikan, karena ikan membantu tumbuh kembang anak," katanya.
Dia juga mendorong para orang tua, agar mengajarkan anak mengenai budidaya ikan.
"Selain pendidikan di dalam ruangan, anak-anak harus belajar di luar ruangan, agar anak-anak nantinya tahu bagaimana cara membudidayakan ikan sehingga dapat berlatih mandiri," katanya.
Tujuannya, kata dia, anak-anak jadi gemar mengonsumsi ikan, dan menjadi anak-anak cerdas.
"Masyarakat di negara lain, seperti Jepang sangat gemar makan ikan, karena menurut penelitian bagus untuk perkembangan otak anak," kata Bupati Tasdi di Purbalingga, Senin.
Dia menambahkan, tingkat Kecukupan ikan di Kabupaten Purbalingga sangat baik.
Namun, berdasarkan laporan yang dia terima, minat masyarakat untuk makan ikan masih kurang.
"Minat masyarakat Purbalingga untuk makan ikan masih kurang," katanya.
Dia menambahkan, berdasarkan data, tingkat gemar makan ikan di Indonesia mencapai delapan kilogram/orang/tahun, sedangkan di negara lain seperti Singapura mencapai 30 kilogram/orang/taun.
"Jangan takut makan ikan, peran orang tua juga harus ada untuk mendorong anak makan ikan, karena ikan membantu tumbuh kembang anak," katanya.
Dia juga mendorong para orang tua, agar mengajarkan anak mengenai budidaya ikan.
"Selain pendidikan di dalam ruangan, anak-anak harus belajar di luar ruangan, agar anak-anak nantinya tahu bagaimana cara membudidayakan ikan sehingga dapat berlatih mandiri," katanya.
Tujuannya, kata dia, anak-anak jadi gemar mengonsumsi ikan, dan menjadi anak-anak cerdas.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Purbalingga: Otonomi daerah harus berdampak nyata bagi warga dan tepat sasaran
27 April 2026 16:14 WIB
Wabup: TMMD di Purbalingga fokus pada pembangunan infrastruktur dan rehab RTLH
22 April 2026 14:41 WIB