
Anggota DPR: Pemerintah perkuat sistem pengawasan untuk cegah virus hanta

Magelang (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR Vita Ervina mengharapkan pemerintah segera memperkuat sistem pengawasan dan penapisan kesehatan, terutama di wilayah perairan Indonesia, guna mencegah masuknya virus hanta ke daratan.
"Kita tentu berharap perbatasan di perairan kita ada skrining khusus supaya virus tersebut tidak sampai masuk ke Indonesia. Perlindungan terhadap ABK (Anak Buah Kapal) kapal pesiar juga harus menjadi perhatian," katanya di sela kunjungan ke Kabupaten Magelang untuk sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Magelang, Senin.
Peningkatan kekhawatiran terharap penyebaran virus hanta di kapal pesiar, kata dia, perlu mendapat perhatian serius berbagai pihak terkait.
Ia menilai langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal, terutama terhadap seluruh kapal pesiar yang masuk wilayah Indonesia.
Penapisan kesehatan, katanya, tidak hanya dilakukan kepada penumpang, tetapi juga ABK yang memiliki risiko tinggi terpapar virus tersebut selama perjalanan.
Selain pemeriksaan di pelabuhan, katanya, kapal pesiar juga diminta melakukan pengecekan kesehatan secara internal sebelum bersandar.
Hal itu, ujarnya, penting untuk mencegah terjadinya penularan antar-penumpang maupun antar-awak kapal selama berada di perjalanan.
Ia menyampaikan bahwa pengawasan tidak boleh dianggap sepele hanya karena kasus terjadi di tengah laut.
Sebab, katanya, potensi penularan tetap bisa terjadi ketika penumpang atau awak kapal turun ke daratan.
"Jangan berpikir karena itu terjadi di kapal pesiar lalu tidak akan masuk ke kita. Ketika mereka turun dari kapal, tentu ada kemungkinan menjangkiti masyarakat di darat. Karena itu skrining harus diperkuat," katanya.
Ia juga mendorong seluruh operator kapal pesiar meningkatkan standar kesehatan dan memberikan perhatian khusus kepada seluruh ABK maupun penumpang, demi mencegah penyebaran virus semakin meluas.
Dia mengharapkan pemerintah segera mengambil langkah antisipatif melalui pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat di pintu masuk pelabuhan internasional sehingga penyebaran virus dapat dicegah sejak dini.
Baca juga: Inilah empat penyakit infeksi paru-paru yang mesti diwaspadai
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
