Logo Header Antaranews Jateng

Bapanas-Bulog Jateng menyalurkan jagung SPHP peternak unggas Pekalongan

Selasa, 12 Mei 2026 07:57 WIB
Image Print
Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog Jawa Tengah melaunching Stabilisasi Pasokan dan Harga Jagung di Tingkat Konsumen (Peternak) 2026 di Pekalongan, Senin sore (11/5/2026). (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog Jawa Tengah, menyalurkan bantuan jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sekitar 50 ton kepada peternak unggas di wilayah eks-Keresidenan Pekalongan sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono di Pekalongan, Senin sore, mengatakan bahwa kondisi peternak unggas sudah cukup lama memprihatinkan karena selain menghadapi kenaikan biaya produksi pakan baik jagung dan konsentrat pada sisi lain juga mengalami penurunan harga telur.

"Tentunya, pemerintah berproses menyalurkan SPHP jagung. Hari ini, kami bersama Bulog Tegal perdana menyalurkan SPHP jagung kepada peternak mandiri dan dilakukan pembelian dari Koperasi Unggas Sejahtera di Kabupaten Batang dan Pekalongan," katanya.

Menurut dia, dengan langkah ini, tentunya dapat mengurangi sedikit beban biaya produksi peternak sehingga dapat meringankan langkah berikutnya.

Hal ini, akan berlanjut hingga akhir tahun 2026. Kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan peternak mikro selama tiga bulan dan peternak kecil selama dua bulan dan peternak menengah selama satu bulan.

Bapanas, kata dia, telah menugaskan peran Bulog menyalurkan jagung kepada peternak yang sudah terdaftar dalam surat keputusan (SK) untuk mendapatkan bantuan.

Peternak tersebut, kata dia, tentinya yang diusulkan asosiasi atau koperasi melalui pemerintah daerah, pemprov untuk diverifikasi kembali hingga akhirnya diserahkan ke Badan Pangan Nasional untuk dibuat surat keputusan.

"Melalui SK tersebut, Bapanas menugaskan Bulog menyalurkan jagung SPHP kepada peternak sesuai dengan jumlah populasi," katanya.

Ketua Koperasi Unggas Sejahtera Suwardi mengatakan pihaknya merasa bangga dengan adanya Bapanas meluncurkan program subsidi penyaluran jagung SPHP kepada peternak yang kini mengalami terpuruk pada harga telor di tingkat hilir dan biaya produksi tinggi.

"Kami menyampaikan terima kasih dengan adanya program ini dari kepada Bapanas, Menteri Pertanian, dan Bulog yang bersama-sama membantu pada peternak untuk menyalurkan bantuan dengan lancar dan tanpa ekses," katanya.

Baca juga: BPJS Pekalongan-Duta Muda perkuat edukasi kepesertaan jaminan kesehatan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026