Logo Header Antaranews Jateng

Anggota DPR meminta pelayanan RS peserta BPJS Kesehatan tanpa perbedaan kelas

Senin, 11 Mei 2026 15:33 WIB
Image Print
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Vita Ervina menyampaikan saat sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Magelang, Senin (11/5/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Vita Ervina mendorong pelayanan rumah sakit tanpa perbedaan kelas dalam BPJS Kesehatan.

Vita di Magelang, Senin, menjelaskan masih terdapat sejumlah laporan dan keluhan terkait pelayanan di rumah sakit. Beberapa masyarakat mengeluhkan adanya perbedaan pelayanan, termasuk dugaan pasien yang masih sakit tetapi diminta pulang.

Ia menyampaikan hal tersebut usai sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bersama Komisi IX DPR RI Tahun 2026.

"Kita berharap ada peningkatan pelayanan dari rumah sakit dan evaluasi secara menyeluruh. Seharusnya tidak ada perbedaan pelayanan, karena kesehatan adalah hak seluruh warga negara. Perbedaan kelas dalam BPJS hanya terkait pembiayaan, bukan kualitas pelayanan kesehatan," katanya.

Rumah sakit, lanjutnya, diharapkan memahami tugas utama pelayanan kesehatan adalah melayani seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan status maupun kelas peserta BPJS Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan saat ini proses pendataan masyarakat masih terus dilakukan.

Ia menyampaikan kelompok masyarakat pada Desil 1 hingga 5 menjadi prioritas untuk mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan, terutama bagi warga miskin ekstrem.

"Dalam kegiatan tersebut masih ditemukan banyak warga yang belum memahami secara menyeluruh mengenai BPJS Kesehatan, termasuk hak-hak yang dimiliki sebagai peserta layanan kesehatan," katanya.

Ia berharap melalui sosialisasi ini masyarakat mulai memahami pentingnya perlindungan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar seluruh warga dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak.

"Kita melihat antusias masyarakat luar biasa. Namun memang masih banyak yang belum memahami apa itu BPJS dan apa saja hak mereka. Harapannya setelah sosialisasi hari ini, masyarakat mulai sadar betapa pentingnya perlindungan BPJS Kesehatan bagi mereka," katanya.

Baca juga: BPJS Kesehatan memperkuat pengawasan Program JKN



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026