Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Cilacap optimalkan medsos untuk mempromosikan destinasi wisata

Kamis, 30 April 2026 16:32 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap Budi Narimo dalam kegiatan Bimbingan Teknis Promosi Branding Wonderful Indonesia melalui Media Sosial yang digelar di Wisata Alam Wanarata, Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya. Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Sumarwoto)

Cilacap (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengoptimalkan pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata guna meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap Budi Narimo di Cilacap, Kamis, mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Promosi Branding Wonderful Indonesia melalui Media Sosial yang digelar di Wisata Alam Wanarata, Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta, daerah, serta mendukung promosi pariwisata Indonesia secara lebih luas,” katanya dalam kegiatan yang diselenggarakan Komisi VII DPR RI bersama dengan Kementerian Pariwisata itu.

Menurut dia, Desa Karangmangu merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Cilacap yang memiliki potensi wisata alam dan telah dikembangkan oleh masyarakat setempat.

Ia mengapresiasi kreativitas warga desa tersebut yang berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional dalam lomba pembuatan film pendek yang diselenggarakan Kejaksaan Agung RI.

“Dari desa ini mampu meraih juara umum, juara satu, hingga sutradara terbaik di tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berkarya,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan kegiatan bimbingan teknis tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata serta anggota Komisi VII DPR RI sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas generasi muda dan pegiat media sosial dalam mempromosikan potensi wisata daerah.

Menurut dia, Disparpora Cilacap telah menyusun kalender event pariwisata tahun 2026 yang mencakup berbagai kegiatan seni, budaya, dan olahraga sepanjang tahun.

Namun demikian, kata dia, publikasi kalender tersebut dinilai masih perlu diperluas agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui berbagai platform digital.

“Kami berharap peserta pelatihan dapat ikut membantu menyosialisasikan dan mempromosikan berbagai kegiatan yang ada di Cilacap,” katanya.

Dalam waktu dekat, kata dia, sejumlah agenda akan digelar, antara lain Festival Nelayan atau Sedekah Laut pada 7 Juli 2026.

Ia mengatakan penyelenggaraan berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, seperti perhotelan, rumah makan, hingga usaha homestay di desa wisata.

Selain itu, Disparpora Cilacap juga tengah mendorong pendataan dan promosi berbagai spot wisata di seluruh kecamatan agar lebih dikenal luas oleh wisatawan.

Ia mengharapkan melalui pelatihan tersebut, para peserta dapat berperan aktif dalam memperkuat promosi pariwisata daerah sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Cilacap.

“Harapannya potensi wisata Cilacap semakin dikenal dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” kata Budi.

Baca juga: Kemenpar: Storytelling menjadi kunci promosi destinasi wisata Cilacap



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026