
IRGC siapkan balasan operasi militer paling brutal

Teheran (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu, mengumumkan dimulainya "operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran" menyusul konfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran Tasnim menyebutkan bahwa Khamenei syahid di kantornya pada Sabtu pagi.
"Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai," sebut pernyataan IRGC.
Sumber: Sputnik
Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
