Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Magelang mendorong penguatan pengelolaan adminduk

Kamis, 14 Mei 2026 05:18 WIB
Image Print
Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang Raden Anta Murpuji Antaka memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan.di Magelang, Rabu (13/5/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jateng mendorong penguatan pengelolaan administrasi kependudukan (adminduk) sebagai fondasi pembangunan daerah melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang Raden Anta Murpuji Antaka di Magelang, Rabu, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya data kependudukan yang valid dan terintegrasi guna mendukung kebijakan pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas pelayanan publik hingga tingkat desa.

Menurut dia, data kependudukan bukan sekedar kumpulan angka administrasi, tetapi menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan publik yang tepat sasaran.

Ia menyampaikan melalui program “Satu Data Adminduk Kabupaten Magelang”, pemerintah daerah ingin memastikan program pengentasan kemiskinan, peningkatan penghasilan masyarakat, hingga pengurangan beban masyarakat Desil 1 dan Desil 2 dilakukan berdasarkan data yang valid dan akurat.

"Data kependudukan harus menjadi dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang valid, pemerintah bisa merancang program yang tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Ia menuturkan bimbingan teknis tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat validasi data administrasi kependudukan sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Disdukcapil.

Selain itu, Pemkab Magelang terus mendorong pelayanan publik yang cepat dan komunikatif melalui inovasi "Pelayanan Adminduk 1 Jam", khususnya bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan.

"Dengan semangat 'Anyar Gress', seluruh jajaran harus menjalankan rencana aksi daerah secara konsisten agar data kependudukan benar-benar menjadi instrumen efektif untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Baca juga: Job Connect Fest Kabupaten Magelang 2026 buka 2.103 lowongan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026