Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang sediakan angkutan gratis untuk pelajar mulai Oktober

Rabu, 10 September 2025 08:21 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi memberi keterangan kepada pers di Magelang, Jateng, Selasa (9/9/2025). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang, Jawa Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang, Jateng, menyediakan angkutan gratis untuk para pelajar mulai Oktober 2025, yang untuk tahap awal diluncurkan sebanyak 27 unit kendaraan.

"Angkutan gratis kita mau laksanakan di bulan Oktober, karena memang untuk perencanaan awal harus ada kajian, kemudian harus ada aturan yang melekat di sana, perwal dan yang lain," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi di Magelang, Jateng, Selasa.

Menurut dia, dalam tahap awal pada Oktober 2025 dilakukan proyek percontohan dengan 27 angkutan yang mengantar pelajar saat pagi dan siang pulang sekolah.

"Kami juga memang penganggarannya bulan Oktober, yakni di anggaran perubahan. Untuk pertama di tahun 2025 ini kita sifatnya masih pilot project. Ada 27 kendaraan yang akan mengangkut anak sekolah pagi, berangkat maupun pulang," sambungnya.

Dalam tahap awal ini, katanya, dari jalur 1 sampai 11 ada semua. Kemudian, ada beberapa jalur yang rutenya ditambahkan sedikit masuk areal sekolah.

"Yang paling banyak jalur 1 itu sampai ada 14 sekolah yang dilewati. Jalur 1 ada SMA 1, SMA 4, SD Magelang 6, 7, 4, SMP 4, SMP 1, banyak," katanya.

Mekanismenya, menurut dia, pemkot menyewa kendaraan dari pihak ketiga yang memang selama ini berkecimpung di bisnis transportasi Kota Magelang.

"Selain kita bermaksud untuk menaikkan pengguna angkutan umum, juga memfasilitasi anak-anak sekolah," katanya.

Ia juga menuturkan dari program ini pemkot ingin kembali menumbuhkan aktivitas angkutan kota yang selama ini hampir mati suri.

Pada 2026, akan ada penambahan jumlah angkutannya.

"Sewanya harian. Satu hari sekitar Rp120 ribu sampai Rp140 ribu. Jadi, kalau mereka jalan, kita bayarkan. Tapi nanti bisa jadi per minggu, karena MoU masih belum kita keluarkan," katanya.

Menurut dia, anggaran yang disediakan pada tahun ini sebesar Rp280 juta.

"Itu sudah termasuk fasilitasnya. Ada tambahan stiker, ada GPS-nya. Karena kita memantaunya pakai GPS. Tahun 2026, kita tambah 20 angkot lagi, jadi 47 angkutan," katanya.

Baca juga: Wali Kota Magelang ingatkan pelajar tak terprovokasi demonstrasi



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026