Lokananta jadi destinasi wisata baru Kota Solo

id PNRI, Lokananta

Lokananta jadi destinasi wisata baru Kota Solo

Lokananta Teras Cafe di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/10/2019). ANTARA/Aris Wasita

Kami ada koleksi sebanyak 55.000 piringan hitam. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung
Solo (ANTARA) - Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Surakarta-Lokananta berharap gedung Lokananta di Jalan Jenderal Ahmad Yani Surakarta bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Solo.

"Lokananta memiliki dapur rekaman yang sangat sukses di zamannya. Banyak tokoh yang pernah rekaman di sini, di antaranya Bung Karno, Titik Puspa, dan yang terbaru ini ada Glenn Fredly dan kelompok musik Slank," kata Direktur Utama PNRI Surakarta-Lokananta Djakfarudin Junus di sela pembukaan Lokananta Teras Cafe di Solo, Kamis.

Ia mengatakan sebagai destinasi baru, Lokananta tidak menjual kemewahan namun sejarah, keindahan, dan keartistikan.

"Kami ada koleksi sebanyak 55.000 piringan hitam. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung," katanya.

Ia juga berharap ke depan Lokananta bisa menjadi Sriwedari baru, termasuk bisa menjadi tempat berjualan barang antik mengingat Solo memiliki kekhasan tersebut.

"Selain itu, harapan saya kegiatan seni di Jawa Tengah bisa dipusatkan di sini dengan memanfaatkan dapur rekaman yang ada, tujuannya supaya bakat daerah muncul," katanya.

Baca juga: PNRI targetkan kenaikan jumlah pengunjung di Lokananta

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan berharap pengelola Lokananta lebih serius untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tujuan wisata baru.

"Agar makin ramai pengunjung perlu dilakukan beberapa upaya, di antaranya merapikan pohon-pohon yang ada. Selain itu juga penambahan lampu agar lebih kelihatan di saat malam hari," katanya.

Ia optimistis jika dikembangkan dengan baik maka Lokananta bisa menjadi tujuan favorit baru para wisatawan.

Apalagi, ucap dia, Lokananta diuntungkan dengan lokasinya yang berdekatan dengan sejumlah hotel berbintang.

"Tamu hotel yang stay satu hari satu malam tidak mungkin hanya diam di dalam hotel. Apalagi kalau stay-nya lebih dari itu. Harapannya ini bisa dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Baca juga: PNRI sulap Lokananta jadi Rumah Musik Indonesia
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar