Bupati ajak masyarakat jaga akulturasi budaya di Pekalongan

id pekalongan,kemiskinan

Bupati ajak masyarakat jaga akulturasi budaya di Pekalongan

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. ANTARA/Kutnadi

Kab. Pekalongan (ANTARA) - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengajak masyarakat untuk menjaga akulturasi budaya yang ada saat ini sebagai salah satu upaya untuk menjaga kebinekaan dan keutuhan NKRI.

Hal tersebut disampaikan Asip pada acara doa bersama sebagai rangkaian HUT Ke-397 Kabupaten Pekalongan yang dihadiri Forkominda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (24/8) malam.

Semangat untuk terus memupuk persatuan dan kesatuan bangsa, lanjut dia, sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya eskalasi Papua.

"Anak-anak Papua adalah anak-anak kita semua. Saya sudah menunjuk Mama Papua Kabupaten Pekalongan (untuk memastikan anak-anak Papua yang berada di Kabupaten Pekalongan baik-baik saja, red.)," katanya.

Baca juga: Pemkot Pekalongan entaskan kemiskinan melalui e-warong

Baca juga: Ini cara KBP-Bappeda Pekalongan tekan angka kemiskinan


Terkait dengan akulturasi budaya yang telah mendarah daging di Kabupaten Pekalongan, menurut Asip, dapat terlihat dari beragam sektor, di antaranya rumah khas Pekalongan yang mirip dengan rumah khas Betawi.

"Untuk entitas pemerintahan adalah Mataram, kemudian pakaian khas Kabupaten Pekalongan ada ugel-ugel juga batik, sarung tiga negeri, dan lainnya" katanya.

Keberagaman tersebut harus dijaga dan dilestarikan, termasuk dengan telah digelarnya sejumlah pertemuan dengan para tokoh lintas agama oleh Pemkab Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut Asip menyebutkan angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan juga menunjukkan tren positif. Semula 12.98 persen turun menjadi 10,06 persen.

Ia berharap dari tahun ke tahun angka kemiskinan di Kabupaten Pekalogan dapat terus turun sehingga tingkat kesejahteraan juga meningkat 
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar