Tangan Bionik Undip, kalahkan 139 start-up se-Indonesia

id tangan bionik,undip,start up

Tangan Bionik Undip, kalahkan 139 start-up se-Indonesia

Tangan Bionik Undip berhasil meraih juara III pada lomba Business Roadmap pada acara Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Business Camp 2018 di Jakarta, 9-14 April 2018. (Foto: Humas Undip)

Tangan Bionik Undip berhasil meraih juara III pada lomba Business Roadmap pada acara Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Business Camp 2018 di Jakarta, 9-14 April, mengalahkan 139 peserta start-up dari seluruh Indonesia.

Tangan Bionik Undip dengan founder Yogi Reza Ramadhan telah melewati dua tahap perlombaan, yang pertama seluruh peserta dibagi ke dalam empat kelompok (Tangan Bionik Undip lolos sebagai dua terbaik pada kelompoknya) dan tahap kedua diikuti delapan peserta terbaik (Tangan Bionik Undip mendapatkan penilaian tertinggi ketiga dari tiga juri).

PPBT Business Camp 2018 sendiri merupakan pelatihan bagi 144 PPBT dan inkubatornya dari seluruh Indonesia yang mendapatkan hibah dari Direktorat PPBT Kemenristekditi.

Dalam pelatihan tersebut, start-up perusahaan pemula berbasis teknologi dan inkubator bisnis dibekali pengetahuan dan kemampuan untuk mengembangkan usaha mereka untuk lebih siap memasuki pasar serta menjadi start-up yang berkualitas dan berinovasi.

Selain Tangan Bionik, ada empat strart-up perusahaan pemula berbasis teknologi dan inkubator lain di bawah pendampingan inkubator bisnis KKIB Undip yang berhak mengikuti PPBT Business Camp 2018 yakni Box O’Fish (box Staorage Ozone for Fish), Masker Kefir Eha, Sirobo, dan U’Care.

Sebelumnya, kelima start-Up perusahaan pemula berbasis teknologi tersebut telah melewati dua tahap seleksi dan berhasil menyisihkan ratusan start-up lainnya dari seluruh Indonesia dan tahun ini strart-up dari Inkubator bisnis KKIB Undip mendapatkan hibah dari Direktorat PPBT Kemenristekditi sebesar Rp2.072.747.470.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof Mohamad Nasir menyampaikan bahwa inovasi merupakan salah satu kunci pendorong dalam meningkatkan daya saing ekonomi bangsa.

"Negara pemenang bukan negara dengan jumlah penduduk besar, bukan negara yang kaya, namun negara pemenang adalah negara yang memiliki inovasi," kata Menristekdikti.

Menristekdikti jugamendorong para peserta PPBT Business Camp 2018 ini, untuk terus melakukan kajian mengenai target pasar dan dikembangkan, agar inovasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar