Logo Header Antaranews Jateng

Produksi Ikan Asin Pekalongan Turun

Rabu, 12 Agustus 2015 21:29 WIB
Image Print
Pedagang ikan laut melayani pembeli di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Selasa (11/8). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pd/15.

Ketua Himpunan Pengusaha Ikan Pekalongan, Yuswandi, di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa kondisi gelombang laut yang relatif tinggi mengakibatkan banyak kapal nelayan yang belum kembali melaut.

"Jumlah pasokan ikan asin di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan terus menurun sejak Januari 2015. Jika pada kondisi normal kami mampu memproduksi ikan asin sebanyak 100 ton perbulan kini hanya mampu 40 ton," katanya.

Menurut dia, penurunan jumlah produksi ikan asin ini juga dipicu oleh banyaknya kapal besar menunggu surat izin pelayaran dan antrean solar sebagai bahan perbekalan melaut.
"Untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan ikan dari para nelayan ini, kami menggunakan ikan beku yang biasanya dipindang tetapi diproduksi menjadi ikan asin," katanya.

Kepala TPI Kota Pekalongan, Kasim Sumadi, mengaku dalam beberapa bulan terakhir ini, aktivitas di TPI memang cukup sepi karena banyak nelayan yang tidak melaut.

Dampak pasokan ikan terus berkurang, kata dia, harga ikan laut juga naik sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000/kg.

"Aktivitas lelang ikan di TPI dalam beberapa bulan terakhir ini sepi karena nelayan tidak melaut akibat kondisi di perairan Laut Jawa terjadi gelombang tinggi dan air laut keruh," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026