Purwokerto (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto melantik Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr. sebagai Rektor periode 2026-2030 di Grha Diktisaintek, Jakarta, Selasa (19/5).

Pelantikan tersebut menandai keberlanjutan kepemimpinan Prof. Akhmad Sodiq di untuk empat tahun ke depan.

Dalam arahannya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan pelantikan pejabat perguruan tinggi bukan sekadar proses administratif, melainkan amanah kepemimpinan untuk membawa institusi pendidikan tinggi semakin relevan, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Menurut dia, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat inovasi, pengembangan talenta, dan ruang lahirnya berbagai solusi atas persoalan bangsa di tengah disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global.

“Saya berharap para pejabat yang dilantik hari ini (19/5) mampu menghadirkan tata kelola yang agile, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak,” katanya.

Ia menegaskan pemimpin perguruan tinggi dan pejabat administrasi saat ini tidak hanya dituntut menjalankan fungsi birokrasi, tetapi juga mampu membaca perubahan, membangun jejaring, serta menciptakan budaya kerja yang inovatif dan adaptif.

Melalui pelantikan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus mendorong semangat “Diktisaintek Berdampak” agar keluaran pendidikan dan riset dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, pembangunan daerah, dan masa depan Indonesia.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S. mengatakan seluruh tahapan pemilihan rektor telah berlangsung secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Ia berharap Prof. Akhmad Sodiq dapat segera bergerak cepat pada periode keduanya untuk membawa semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

“Seluruh tahapan Pilrek telah terlaksana dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang ada. Kami berharap, di periode kedua ini, Prof. Akhmad Sodiq dapat langsung bergerak cepat membawa berlari lebih kencang,” katanya.

Dengan pelantikan tersebut, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi serta mewujudkan tata kelola kampus yang inovatif, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.