
Pemkab Kudus tingkatkan layanan kesehatan melalui pembangunan Gedung Kudus Sehat

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat melalui pembangunan Gedung Kudus Sehat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi, berlantai enam dengan konsep konsep modern yang dilengkapi fasilitas hotel, restoran, hingga pusat layanan kesehatan terpadu.
Pembangunan gedung di lahan bekas Plasa Matahari Kudus tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Selasa, yang turut dihadiri Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Jateng) Edy Winarko, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.
"Dibangunnya Gedung Kudus Sehat enam lantai ini merupakan komitmen kami meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kudus," Kata Bupati Sam'ani Intakoris usai peletakan batu pertama di Kudus, Selasa.
Ia menjelaskan gedung baru tersebut tidak hanya menghadirkan layanan rawat inap, tetapi juga dipadukan dengan pusat perbelanjaan modern, hotel, restoran, klinik, hingga ruang bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Menurut dia, konsep kolaborasi rumah sakit dengan hotel dan pusat perbelanjaan tersebut diharapkan memberikan kenyamanan bagi pasien maupun keluarga pasien.
"Ketika masyarakat ingin berobat ke Semarang terkendala kemacetan di Jalur Sayung maupun sekitar rumah sakit, maka RSUD Loekmono Hadi bisa menjadi pilihan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan nyaman," ujarnya.
Bupati Sam'ani juga meminta seluruh proses pembangunan dikawal dengan baik agar sesuai kontrak, spesifikasi, mutu, dan tepat waktu.
"Ini menjadi monumen saya. Jangan sampai terlibat masalah hukum. Aparat penegak hukum dan masyarakat berhak ikut mengawasi," ujarnya.
Ia menambahkan pembangunan gedung tersebut sepenuhnya menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kudus.
Selain itu pihaknya juga meminta para tenaga medis dan dokter meningkatkan pelayanan kesehatan secara modern dan profesional agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Mustiko Wibowo mengungkapkan hadirnya gedung layanan baru tersebut diharapkan mampu menjadi pusat medical tourism bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.
Nilai pagu proyek pembangunan gedung tersebut mencapai sekitar Rp110 miliar. Sedangkan dalam lelangnya dimenangkan PT Gala Tama dari Kota Semarang dengan nilai penawaran sebesar Rp91,45 miliar.
Nantinya, kata dia, gedung tersebut dilengkapi area parkir dan berbagai fasilitas pendukung. Lantai pertama digunakan untuk pasar modern, lantai kedua untuk poliklinik, Medical Check Up (MCU), dan farmasi, kemudian lantai ketiga untuk rehabilitasi medik, klinik estetika, serta radiologi.
Sementara lantai keempat akan difungsikan sebagai hotel dan restoran, sedangkan lantai kelima dan keenam untuk ruang rawat inap VIP dan VVIP.
Sebelumnya, RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus juga telah membangun gedung stroke dan onkologi yang rampung pada 27 Desember 2025 guna melengkapi fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Baca juga: PKK Kudus mengkampanyekan gerakan hidup sehat dengan aktifkan Posyandu
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
