Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Jawa Tengah pada TW I 2026 tumbuh sebesar 5,89 persen (y on y).
"Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 mengalami percepatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 4,96 persen," kata kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, Selasa.
Sementara besaran produk domestik regional bruto pada triwulan I 2026, kata dia, atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp511.994,09 miliar.
Menurut dia, pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicapai lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencapai 14,14 persen.
Sementara jika dilihat dari strukturnya, kata dia, lapangan usaha industri pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jawa Tengah dengan kontribusi sebesar 32,69 persen.
"Sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 19,36 persen," katanya.
Pengeluaran konsumsi pemerintah di triwulan I 2026 menurut dia, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai -1,04 persen.
Jawa Tengah, lanjut dia, penyumbang terbesar perekonomian Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 14,5 persen.