Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung Agus Setyawan menemui Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq guna melaporkan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sanggrahan, sebagai komitmen jangka panjang pembenahan tata kelola persampahan di kabupaten ini.

"Alhamdulillah pagi tadi diterima langsung Pak Menteri Hanif. Prinsipnya, Kementerian LH akan men-support upaya untuk memperbaiki pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Temanggung," kata dia di Temanggung, Senin.

Ia menjelaskan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanggrahan yang terletak di Kecamatan Kranggan sudah kelebihan kapasitas. Volume sampah yang masuk ke TPA Sanggrahan saat ini mencapai 120 hingga 140 ton per hari. Pemkab Temanggung sedang mengupayakan untuk perluasan dan alih fungsi TPA menjadi TPST Sanggrahan.

"Kami melaporkan pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir. Di sektor hulu, Temanggung relatif sudah baik, namun pengelolaan di tingkat hilir masih menjadi PR besar kami. Untuk itu, kami memohon dukungan Pak Menteri LH terkait rencana pembangunan TPST Sanggrahan," katanya dalam keterangan.

Sejalan dengan itu, Menteri Hanif menekankan pentingnya penghentian praktik pembuangan sampah terbuka atau "open dumping" di seluruh TPA sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Pasalnya, pemerintah mematok target sampah terkelola sebesar 63,41 persen, sementara posisi saat ini baru mencapai 26 persen.

"Kementerian LH berkomitmen mengakhiri praktik open dumping di TPA di seluruh Indonesia selambat-lambatnya pada Agustus 2026. Jika praktik ini dihentikan, capaian sampah terkelola hanya akan meningkat menjadi 57 persen. Maka pengelolaan sampah dari sumber atau sektor hulu menjadi mutlak dilakukan," kata dia.

Direktur Penangan Sampah Kementerian LH Melda Mardalina menyoroti keunikan kelembagaan persampahan di Temanggung yang dinilai tidak dimiliki daerah lain.

"Keberadaan Dewan Persampahan, Forum Pengurangan Kemacetan (FPK), Forum Penyehatan Daerah (FPD), dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT) di Temanggung adalah model yang sangat bagus dan perlu terus diperkuat," katanya.

Baca juga: Petani Temanggung mulai mengolah lahan tembakau