1.760 buruh rokok Kota Semarang terima BLT DBHCHT
Sabtu, 1 Juni 2024 10:05 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat penyerahan bantuan langsung tunai dan santunan kematian dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), di Balai Kota Semarang, Jumat (31/5/2024). ANTARA/HO-Pemkot Semarang.
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada sebanyak 1.760 buruh rokok.
"Ini perwakilan dan nanti akan ada penyerahan di masing-masing perusahaan atau pabrik," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat penyerahan BT DBHCHT di Balai Kota Semarang Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, penyerahan BLT dari DBHCHT tersebut merupakan komitmen dari Pemkot Semarang untuk membantu meringankan beban para buruh rokok di Kota Semarang.
Tidak hanya BLT, Ita, sapaan akrab Hevearita mengatakan, Pemkot Semarang juga menyerahkan santunan kematian bagi warga miskin yang berjumlah sekitar 89 orang yang berasal dari DBHCHT.
Kemudian untuk buruh rokok, katanya, masing-masing menerima BLT sebesar Rp600 ribu, sedangkan warga miskin menerima santunan sebesar Rp3 juta per orang.
"Ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan, dan memang tidak bisa menggantikan nilai atas kehilangan keluarga yang meninggal dunia. Tapi ini satu bentuk atensi atau perhatian dari Pemkot Semarang kepada warganya," katanya.
Ita juga memastikan ke depan bakal gencar melakukan kegiatan pasar murah lewat program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di perusahan atau pabrik, termasuk pabrik rokok.
Ia mengatakan, program tersebut merupakan wujud komitmen Pemkot Semarang dalam menyejahterakan buruh, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Atlas.
Selain itu, diharapkan melalui program-program ketahanan pangan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kota Semarang.
"Nanti di setiap pabrik kita siapkan sehingga bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok pekerja. Ya, harapannya bisa membantu masyarakat agar sejahtera," katanya.
"Ini perwakilan dan nanti akan ada penyerahan di masing-masing perusahaan atau pabrik," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat penyerahan BT DBHCHT di Balai Kota Semarang Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, penyerahan BLT dari DBHCHT tersebut merupakan komitmen dari Pemkot Semarang untuk membantu meringankan beban para buruh rokok di Kota Semarang.
Tidak hanya BLT, Ita, sapaan akrab Hevearita mengatakan, Pemkot Semarang juga menyerahkan santunan kematian bagi warga miskin yang berjumlah sekitar 89 orang yang berasal dari DBHCHT.
Kemudian untuk buruh rokok, katanya, masing-masing menerima BLT sebesar Rp600 ribu, sedangkan warga miskin menerima santunan sebesar Rp3 juta per orang.
"Ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan, dan memang tidak bisa menggantikan nilai atas kehilangan keluarga yang meninggal dunia. Tapi ini satu bentuk atensi atau perhatian dari Pemkot Semarang kepada warganya," katanya.
Ita juga memastikan ke depan bakal gencar melakukan kegiatan pasar murah lewat program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di perusahan atau pabrik, termasuk pabrik rokok.
Ia mengatakan, program tersebut merupakan wujud komitmen Pemkot Semarang dalam menyejahterakan buruh, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Atlas.
Selain itu, diharapkan melalui program-program ketahanan pangan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kota Semarang.
"Nanti di setiap pabrik kita siapkan sehingga bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok pekerja. Ya, harapannya bisa membantu masyarakat agar sejahtera," katanya.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang gencarkan program pendidikan kesetaraan bagi anak-anak putus sekolah
05 May 2026 11:31 WIB
Wabup Purbalingga: Otonomi daerah harus berdampak nyata bagi warga dan tepat sasaran
27 April 2026 16:14 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
Semarakkan May Day, BPJS Ketenagakerjaan Majapahit sosialisasikan Jamsostek Mobile dan MLT
01 May 2026 17:45 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Surakarta ikut ramaikan peringatan Hari Buruh 2026 di Solo
01 May 2026 15:23 WIB
Pemkab Banyumas dorong kolaborasi pekerja dan pengusaha untuk majukan industri
01 May 2026 14:05 WIB