Logo Header Antaranews Jateng

Jateng bangun 20 rumah apung bagi korban rob Demak

Rabu, 22 April 2026 22:17 WIB
Image Print
Rumah apung yang telah terbangun dan ditempati warga di Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membangun 20 rumah apung bagi warga terdampak rob di Kabupaten Demak dengan target selesai tahun ini.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jateng Boedyo Dharmawan di Semarang, Rabu, mengatakan bantuan rumah apung salah satu solusi adaptif menjawab persoalan lingkungan pesisir, khususnya Desa Timbulsloko dan Bedono Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang selama ini sering terendam air laut.

Bantuan pembangunan rumah apung tersebut hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten Demak, dan Bank Jateng.

"Bantuan rumah apung terus kami lakukan, sebagai langkah solutif bagi warga terdampak rob di Kabupaten Demak," katanya.

Hingga akhir 2025, sudah 15 rumah apung dibangun, yakni satu unit prototipe rumah apung pada 2023 oleh Pemkab Demak dan program tanggung jawab sosial perusahaan, serta satu rumah apung pada 2024 oleh Yayasan Sheep Indonesia.

Selain itu, tiga rumah apung pada 2025 oleh program tanggung jawab sosial perusahaan Bank Jateng dan Pemkab Demak, serta 10 unit pada 2025.

Pada 2026, total akan dibangun 20 rumah apung, terdiri atas 19 unit di Desa Timbulsloko dan satu unit di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. Sebanyak 17 unit di antaranya bersumber dari APBD Jateng.

Dia mengatakan bantuan pembangunan rumah apung tahun ini sudah dimulai berjumlah tiga unit, dengan penerimanya, Rokani, warga Desa Bedono dan Krisma serta Ngadiyanto, keduanya warga Desa Timbulsloko.

"Saat ini sudah mulai proses pembangunan pada bulan Maret dan ditargetkan selesai di bulan Mei ini," katanya.

Ia berharap, bantuan rumah apung menjadi solusi bagi warga terdampak rob sehingga mereka dapat memiliki hunian yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman.

"Selama ini rob menjadi masalah utama bagi warga di sana. Kami berharap bantuan ini menjadi solusi," katanya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026