Logo Header Antaranews Jateng

DPR: Perlu audit seluruh dapur MBG guna menjamin makanan bergizi aman bagi anak

Kamis, 7 Mei 2026 15:34 WIB
Image Print
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina sambutan pada sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Magelang, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina menilai perlu audit secaa nasional seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) guna menjamin makan bergizi yang aman bagi anak.

Di Magelang, Kamis, Vita mengatakan Program MBG diharapkan benar-benar mampu menghadirkan makanan sehat dan aman bagi anak-anak. Karena itu anggaran yang telah diarahkan untuk program tersebut diminta benar-benar difokuskan pada pemenuhan gizi anak, bukan hanya mengejar target kuantitas pelaksanaan.

Ia menyampaikan hal tersebut usai sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Magelang sebagai respons atas sejumlah kejadian yang menimbulkan perhatian terhadap pengelolaan dapur Program MBG.

Pemerintah dinilai perlu melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta audit menyeluruh terhadap sistem kelayakan dan sanitasi dapur penyedia MBG.

"Intinya kita berharap anggaran yang diarahkan ini benar-benar untuk makan bergizi gratis bagi anak-anak. Tujuan program ini tentu menghadirkan makanan yang sehat dan aman," katanya.

Menurutnya, audit secara nasional terhadap dapur-dapur SPPG perlu segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Selama ini pelaksanaan Program MBG dinilai lebih banyak mengejar sisi kuantitas, sementara standarisasi dapur belum sepenuhnya ditetapkan dan dibakukan secara layak.

"Kita terus mengejar kuantitas, tetapi standarisasi dapurnya belum benar-benar ditetapkan dan dibakukan layak digunakan untuk menghadirkan MBG yang sehat dan aman," katanya.

Ia menekankan aspek kesehatan dan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG. Kementerian Kesehatan pun, kata dia, memiliki peran penting untuk memastikan seluruh makanan yang diberikan kepada anak-anak memenuhi standar kesehatan.

"Dari Kementerian Kesehatan tentu kata sehat menjadi sangat penting. Kita ingin seluruh masyarakat sehat, terutama anak-anak yang menerima program tersebut benar-benar sehat. Karena itu, pengelolaan makanan yang diberikan juga harus sehat," katanya.

Baca juga: Kemenkumham Jateng resmikan Klinik Kekayaan Intelektual Kab Magelang



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026