Bekali petugas Lapas Ambarawa, Tejo: Ini momentum refleksi soliditas
Sabtu, 4 Mei 2024 8:09 WIB
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Tejo Harwanto memberi penguatan pegawai Lapas Kelas IIA Ambarawa, Jumat (3/5). Dok. Kemenkumham Jateng
Semarang (ANTARA) - Kekuatan utama sebuah organisasi yakni soliditas dan solidaritas orang-orang di dalamnya, demikian ditekankan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Tejo Harwanto saat memberi penguatan pegawai Lapas Kelas IIA Ambarawa, Jumat (3/5).
Dalam kegiatan pembinaan fisik, mental, dan disiplin (FMD) yang digelar oleh Lapas Ambarawa itu, Tejo mengungkapkan rangkaian aktivitas yang dilakukan 2 hari ke depan, itu merupakan refleksi soliditas dan solidaritas antarpegawai.
"Permasalahan, tantangan, dan hambatan dalam berbentuk game-game menjadi cerminan diri kita dalam menghadapi hidup. Ada yang merasa lemah, ragu melangkah, bahkan menyerah sebelum menjalaninya," ujar Tejo.
"Ketika ada masalah atau merasa kesulitan, yang harus membangun kekuatan kita adalah diri kita sendiri. Tentunya disertai doa meminta Allah: kuatkanlah jiwa raga ini dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan gangguan dalam melaksanakan tugas fungsi layanan kepada masyarakat," sambungnya.
Baginya, interaksi antara pegawai dengan warga binaan hingga keluarganya perlu didasari dengan niat yang baik. Pasalnya, interaksi tersebut dapat meningkatkan nilai kesolidan dalam pelaksanaan tugas fungsi di Lapas.
"Kuncinya adalah kerja profesional, berintegritas, dan kredibel. Tunjukkan semua keahlian tiap pegawai, isi diri dengan moral etika yang baik, dengan begitu organisasi akan kuat," kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Lapas Ambarawa pada tahun 2017 s.d 2018.
Terkait pelaksanaan Reformasi birokrasi di lapas yang dikomandoi Mujiarto itu, Kakanwil berpesan untuk memfokuskan pada barometer kualitas pelayanan publik seperti survei IPK (Indeks Persepsi Korupsi) dan IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat), yang mana yang dilihat bukan dari segi sarana prasarana, melainkan bagaimana lapas mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai penutup, Kakanwil yang didampingi oleh Ketua DWP Kemenkumham Jateng, berpesan kepada jajaran Lapas Ambarawa untuk menjaga kesehatan dan selalu bahagia.
"Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, niscaya pelaksanaan tugas fungsi akan terasa mudah," tutup Tejo Harwanto. ***
Dalam kegiatan pembinaan fisik, mental, dan disiplin (FMD) yang digelar oleh Lapas Ambarawa itu, Tejo mengungkapkan rangkaian aktivitas yang dilakukan 2 hari ke depan, itu merupakan refleksi soliditas dan solidaritas antarpegawai.
"Permasalahan, tantangan, dan hambatan dalam berbentuk game-game menjadi cerminan diri kita dalam menghadapi hidup. Ada yang merasa lemah, ragu melangkah, bahkan menyerah sebelum menjalaninya," ujar Tejo.
"Ketika ada masalah atau merasa kesulitan, yang harus membangun kekuatan kita adalah diri kita sendiri. Tentunya disertai doa meminta Allah: kuatkanlah jiwa raga ini dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan gangguan dalam melaksanakan tugas fungsi layanan kepada masyarakat," sambungnya.
Baginya, interaksi antara pegawai dengan warga binaan hingga keluarganya perlu didasari dengan niat yang baik. Pasalnya, interaksi tersebut dapat meningkatkan nilai kesolidan dalam pelaksanaan tugas fungsi di Lapas.
"Kuncinya adalah kerja profesional, berintegritas, dan kredibel. Tunjukkan semua keahlian tiap pegawai, isi diri dengan moral etika yang baik, dengan begitu organisasi akan kuat," kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Lapas Ambarawa pada tahun 2017 s.d 2018.
Terkait pelaksanaan Reformasi birokrasi di lapas yang dikomandoi Mujiarto itu, Kakanwil berpesan untuk memfokuskan pada barometer kualitas pelayanan publik seperti survei IPK (Indeks Persepsi Korupsi) dan IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat), yang mana yang dilihat bukan dari segi sarana prasarana, melainkan bagaimana lapas mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai penutup, Kakanwil yang didampingi oleh Ketua DWP Kemenkumham Jateng, berpesan kepada jajaran Lapas Ambarawa untuk menjaga kesehatan dan selalu bahagia.
"Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, niscaya pelaksanaan tugas fungsi akan terasa mudah," tutup Tejo Harwanto. ***
Pewarta : Nur Istibsaroh/ksm
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi selidiki tiga WN China gunakan dokumen palsu bekerja di Magelang
24 December 2024 9:19 WIB, 2024
BPSDM Hukum siap cetak aparatur sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
21 December 2024 16:05 WIB, 2024
Gandeng firma hukum, Kemenkumham Jateng edukasi WBP Lapas Kedungpane
19 December 2024 18:19 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB