Disdikpora Kudus dukung program kunjungan siswa ke museum
Kamis, 1 Februari 2024 13:40 WIB
Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie saat berkunjung ke Museum Patiayam Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kudus (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendukung program kunjungan siswa ke museum sebagai bagian upaya meningkatkan rasa cinta dan nasionalisme para siswa terhadap berbagai peninggalan sejarah dan materi yang ada di museum.
"Kami tentu menunggu surat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, sehingga nantinya kami tindaklanjuti dengan bersurat ke sekolah tingkat SD dan SMP di Kudus," kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada di Kudus, Kamis.
Sebetulnya, kata dia, di sekolah ada kurikulum muatan lokal (Mulok), akan tetapi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) mulok di Jateng merupakan bahasa Jawa.
Meskipun demikian, imbuh dia, kunjungan ke museum yang ada di Kudus tetap ada manfaatnya, karena bisa memberikan tambahan informasi untuk para siswa karena di Kudus terdapat dua museum.
Kedua museum tersebut, yakni Museum Kretek yang memiliki koleksi alat produksi rokok era penjajahan Belanda serta berbagai profil pengusaha rokok di Kudus. Sedangkan Museum Patiayam memiliki koleksi fosil purbakala.
Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie memang berharap dua museum yang ada di Kudus bisa dikunjungi para siswa. Apalagi, Museum Patiayam merupakan warisan budaya dari Situs Patiayam Kudus, tentunya menjadi warisan berharga yang tak ternilai harganya.
"Kekayaan budaya tentunya harus dilestarikan dan dikenalkan secara luas terhadap masyarakat," ujarnya.
Ia berharap bisa menjadi wisata edukasi yang mendidik terutama masyarakat Kudus dan sekitarnya.
Untuk itulah, diusulkan agar ada kunjungan dari pelajar ke museum secara regular. Terlebih lagi Kurikulum Merdeka juga lebih fleksibel.
Baca juga: Disbudpar Kudus terima DAK untuk museum Rp1,5 miliar
"Kami tentu menunggu surat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, sehingga nantinya kami tindaklanjuti dengan bersurat ke sekolah tingkat SD dan SMP di Kudus," kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada di Kudus, Kamis.
Sebetulnya, kata dia, di sekolah ada kurikulum muatan lokal (Mulok), akan tetapi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) mulok di Jateng merupakan bahasa Jawa.
Meskipun demikian, imbuh dia, kunjungan ke museum yang ada di Kudus tetap ada manfaatnya, karena bisa memberikan tambahan informasi untuk para siswa karena di Kudus terdapat dua museum.
Kedua museum tersebut, yakni Museum Kretek yang memiliki koleksi alat produksi rokok era penjajahan Belanda serta berbagai profil pengusaha rokok di Kudus. Sedangkan Museum Patiayam memiliki koleksi fosil purbakala.
Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie memang berharap dua museum yang ada di Kudus bisa dikunjungi para siswa. Apalagi, Museum Patiayam merupakan warisan budaya dari Situs Patiayam Kudus, tentunya menjadi warisan berharga yang tak ternilai harganya.
"Kekayaan budaya tentunya harus dilestarikan dan dikenalkan secara luas terhadap masyarakat," ujarnya.
Ia berharap bisa menjadi wisata edukasi yang mendidik terutama masyarakat Kudus dan sekitarnya.
Untuk itulah, diusulkan agar ada kunjungan dari pelajar ke museum secara regular. Terlebih lagi Kurikulum Merdeka juga lebih fleksibel.
Baca juga: Disbudpar Kudus terima DAK untuk museum Rp1,5 miliar
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab bersama TNI/Polri gerak cepat tangani 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga keracunan
29 January 2026 13:25 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Program ketahanan pangan isi sebagian kebutuhan dapur Lembaga Pemasyarakatan Semarang
25 January 2026 20:17 WIB
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB