
Dewas BPJS Kesehatan ajak faskes mitra edukasi Program JKN

Purwokerto (ANTARA) - Guna mengoptimalkan pemahaman masyarakat, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan mendorong fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Cilacap untuk mengintensifkan edukasi Program JKN. Hal tersebut ditegaskan dalam Kunjungan Pengawasan Lapangan pada Jumat (8/5) yang meninjau langsung kualitas layanan kesehatan dari Program JKN.
"Sudah kita saksikan bersama pelayanan kesehatan berjalan baik, dari rawat jalan, rawat inap, hingga tenaga medis yang ramah dan bisa berkomunikasi secara efektif pada pasien. Terima kasih telah menjadi Mitra BPJS Kesehatan yang baik. tujuan kita sama ingin menyejahterakan masyarakat melalui kesehatan,” ungkap Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Prof. Dr. dr. Stevanus Adrianto Passat, MKK, MH, C.Med, CIRP, QRGP, FIMMA.
Kunjungan Pengawasan Lapangan kali ini menyambangi RSUD Cilacap, RSI Fatimah Cilacap, dan Puskesmas Cilacap Selatan 2. Dalam tinjauan langsungnya, Stevanus mengapresiasi kualitas layanan yang diberikan. Meskipun begitu, ia tetap menekankan pentingnya sinergi dalam memberikan edukasi Program JKN kepada masyarakat.
“Perlu diingat, ada kewajiban dari Faskes sesuai perjanjian kerja sama untuk turut memberikan edukasi Program JKN. Ini tentu bisa kolaborasi bersama BPJS Kesehatan. Saat ini masih banyak masyarakat yang awam dengan hak dan kewajiban dalam Program JKN. Melalui edukasi, masyarakat menjadi lebih paham kalau negara hadir ketika mereka sakit," tegasnya.
Informasi yang memadai akan membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN sehingga dapat memanfaatkan Program JKN secara optimal. Pentingnya edukasi ini juga diamini oleh Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang turut hadir, dr. Lula Kamal, M.Sc.
“Pelayanan kesehatan dengan pembiayaan dari Program JKN adalah setara. Tidak memandang status ekonomi, selama status JKN aktif hak yang didapatkan sama. Meminimalisir kesalahpahaman yang kerap terjadi, edukasi Program JKN harus terus kita lakukan baik oleh BPJS Kesehatan maupun Faskes Mitra,” jelasnya.
Edukasi Program JKN dapat menghilangkan kesalahpahaman yang sering muncul di masyarakat terkait prosedur pendaftaran, manfaat yang didapatkan, dan biaya yang ditanggung. Dukungan terhadap keberlangsungan Program JKN juga datang dari Direktur RSUD Cilacap, Hasanuddin, S.STP., M.M. Ia menilai kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola rumah sakit.
“Ini bentuk sinergi yang positif dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Alhamdulillah dari pasien JKN yang tadi kita kunjungi semuanya puas. Namun, kita tetap harus terus melakukan perbaikan dan menjaga kualitas. Untuk itu harapannya dari kunjungan ini kami mendapatkan masukan yang konstruktif, guna meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola, dan kepatuhan sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku,” tuturnya.
Lebih lanjut, RSUD Cilacap berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai bidang, mulai dari pelayanan medis, administrasi, hingga fasilitas pendukung lainnya demi kenyamanan peserta JKN.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
