Pemkab Batang siapkan enam kegiatan pelatihan berbasis kompetensi
Kamis, 25 Januari 2024 8:21 WIB
Petugas Balai Latihan Kerja Kabupaten Batang memberikan pelatihan membuat kue pada peserta pelatihan berbasis komptensi, Rabu (24/1/2024)., (ANTARA/Kutnadi)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah menyiapkan enam kegiatan pelatihan kerja dan peningkatan tenaga kerja berbasis kompetensi yang dapat diikuti oleh masyarakat secara gratis.
Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Batang Wahyudi di Batang, Rabu, mengatakan bahwa pelatihan ini guna meningkatkan keterampilan teknis dan keterampilan nonteknis bagi warga yang akan membuka maupun mengembangkan kewirausahaan.
"Masing-masing kejuruan ini kami arahkan pada ketrampilan teknis dan peningkatan kemampuan diri, serta motivasi bekerja baik untuk sektor industri atau wirausaha," katanya.
Menurut dia, kegiatan pelatihan berbasis kompetensi tahap pertama ini diikuti oleh 96 orang peserta dengan kegiatan yang ditawarkan seperti pelatihan menjahit, praktik aplikasi, pemasaran secara digital, tata boga, serta tata rias kecantikan.
"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini dapat dimanfaatkan oleh peserta dengan sebaik-baiknya agar mereka nantinya dapat meningkatkan kewirausahaan atau membuka usaha mandiri," katanya.
Perwakilan Balai Latihan Kerja Kabupaten Batang Andi Laksono mengatakan pelatihan tata boga ini akan menjadi peluang bisnis yang menggiurkan bagi warga yang akan membuka usaha pembuatan kue.
Pelatihan tata boga tersebut, kata dia, dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan serta potensi usaha saat ini.
"Jadi peserta kami latih untuk membuat kue donat dan nantinya bisa dikembangkan ke menu lainnya. Apabila mereka kreatif maka bisa jadi akan ada menu lain yang bisa mereka ciptakan sendiri," katanya.
Baca juga: Kemenaker siap berikan pelatihan kewirausahaan masyarakat Batang
Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Batang Wahyudi di Batang, Rabu, mengatakan bahwa pelatihan ini guna meningkatkan keterampilan teknis dan keterampilan nonteknis bagi warga yang akan membuka maupun mengembangkan kewirausahaan.
"Masing-masing kejuruan ini kami arahkan pada ketrampilan teknis dan peningkatan kemampuan diri, serta motivasi bekerja baik untuk sektor industri atau wirausaha," katanya.
Menurut dia, kegiatan pelatihan berbasis kompetensi tahap pertama ini diikuti oleh 96 orang peserta dengan kegiatan yang ditawarkan seperti pelatihan menjahit, praktik aplikasi, pemasaran secara digital, tata boga, serta tata rias kecantikan.
"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini dapat dimanfaatkan oleh peserta dengan sebaik-baiknya agar mereka nantinya dapat meningkatkan kewirausahaan atau membuka usaha mandiri," katanya.
Perwakilan Balai Latihan Kerja Kabupaten Batang Andi Laksono mengatakan pelatihan tata boga ini akan menjadi peluang bisnis yang menggiurkan bagi warga yang akan membuka usaha pembuatan kue.
Pelatihan tata boga tersebut, kata dia, dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan serta potensi usaha saat ini.
"Jadi peserta kami latih untuk membuat kue donat dan nantinya bisa dikembangkan ke menu lainnya. Apabila mereka kreatif maka bisa jadi akan ada menu lain yang bisa mereka ciptakan sendiri," katanya.
Baca juga: Kemenaker siap berikan pelatihan kewirausahaan masyarakat Batang
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang gencarkan Satu Minggu Satu Buku untuk menunjang minat baca anak
27 March 2026 9:34 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
"Employee Volunteering", BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda berbagi untuk masyarakat
17 March 2026 19:33 WIB
Mendag dorong desainer muda Kudus miliki brand dan perluas pasar nasional dan internasional
12 March 2026 23:49 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Rp 33,8 Miliar kepada PT Selalu Cinta Indonesia di Salatiga
11 March 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng masjid dan RT/RW perluas perlindungan pekerja informal
11 March 2026 9:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan BBPVP Semarang komitmen tingkatkan perlindungan sosial
10 March 2026 10:26 WIB