Pengangguran di Jateng berkurang
Senin, 7 November 2022 21:01 WIB
Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana (ANTARA/ I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat pengurangan tingkat pengangguran terbuka periode Agustus 2022 sebesar 40 ribu orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Pada Agustus 2022 tercatat 1,08 juta pengangguran," kata Kepala BPS Jawa Tengah Adhi Wiriana di Semarang, Senin.
Dia menyebut komposisi angkatan kerja Jawa Tengah tercatat mencapai 18,39 juta orang.
Jumlah penduduk yang bekerja, lanjut dia, mencapai 18,39 juta orang, meningkat 0,55 juta dibandingkan dengan tahun lalu.
"Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar yakni sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, meningkat 324,03 ribu orang," katanya.
Sektor yang mengalami penurunan terbesar yakni jasa perusahaan yang mencapai 20,23 ribu orang.
Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, kata dia, tamatan Sekolah Dasar (SD) masih mendominasi penduduk bekerja di Jawa Tengah yang mencapai 45,51 persen.
Selama COVID-19, BPS Jawa Tengah juga mencatat sekitar 500.750 penduduk usia kerja terdampak pandemi.
"Pengangguran karena COVID-19 24,07 ribu orang, tidak bekerja karena COVID-19 17,97 ribu orang, serta 408.900 orang mengalami pengurangan jam kerja," katanya.
"Pada Agustus 2022 tercatat 1,08 juta pengangguran," kata Kepala BPS Jawa Tengah Adhi Wiriana di Semarang, Senin.
Dia menyebut komposisi angkatan kerja Jawa Tengah tercatat mencapai 18,39 juta orang.
Jumlah penduduk yang bekerja, lanjut dia, mencapai 18,39 juta orang, meningkat 0,55 juta dibandingkan dengan tahun lalu.
"Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar yakni sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, meningkat 324,03 ribu orang," katanya.
Sektor yang mengalami penurunan terbesar yakni jasa perusahaan yang mencapai 20,23 ribu orang.
Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, kata dia, tamatan Sekolah Dasar (SD) masih mendominasi penduduk bekerja di Jawa Tengah yang mencapai 45,51 persen.
Selama COVID-19, BPS Jawa Tengah juga mencatat sekitar 500.750 penduduk usia kerja terdampak pandemi.
"Pengangguran karena COVID-19 24,07 ribu orang, tidak bekerja karena COVID-19 17,97 ribu orang, serta 408.900 orang mengalami pengurangan jam kerja," katanya.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
Luasan panen padi Jateng diperkirakan naik 115,98 ribu ha dibanding tahun sebelumnya
04 November 2025 8:33 WIB
BPS minta masyarakat jawab jujur dan akurat saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
30 October 2025 16:58 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
Mendag dorong desainer muda Kudus miliki brand dan perluas pasar nasional dan internasional
12 March 2026 23:49 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Rp 33,8 Miliar kepada PT Selalu Cinta Indonesia di Salatiga
11 March 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng masjid dan RT/RW perluas perlindungan pekerja informal
11 March 2026 9:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan BBPVP Semarang komitmen tingkatkan perlindungan sosial
10 March 2026 10:26 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi gandeng KP2MI pantau pekerja migran asal Jateng di Timur Tengah
06 March 2026 10:30 WIB