Tingkatkan kesadaran terhadap kekayaan intelektual, Kemenkumham lakukan audiensi dengan Gubernur Jateng
Selasa, 24 Mei 2022 11:56 WIB
Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Razilu didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Lucky Agung Binarto, dan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah A Yuspahruddin melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ANTARA/HO-Kemenkumham
Semarang (ANTARA) - Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Razilu didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Lucky Agung Binarto, dan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah A Yuspahruddin melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mematangkan persiapan kegiatan Yasonna Mendengar dan Roving Seminar KI.
Kegiatan yang berlangsung Senin malam (23/5) di Puri Gedeh Semarang tersebut turut hadir Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Daulat P. Silitonga, Direktur Hak Cipta & Desain Industri Anggoro Dasananto, Kadiv Administrasi Jusman, Kadiv Pemasyarakatan Supriyanto, dan Kadiv Keimigrasian Wishnu Daru F.
Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu menyampaikan Kementerian Hukum dan HAM akan mengadakan kegiatan Yasonna Mendengar yang akan digelar di Kota Surakarta dan Roving seminar yang akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Yasonna Mendengar merupakan kegiatan dimana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly turun langsung untuk mendengarkan curahan hati para pegiat Kekayaan Intelektual (KI) di Wilayah Jawa Tengah." kata Razilu.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendengarkan langsung kondisi para pegiat KI dan diharapkan dapat memberikan masukan positif terkait perkembangan pelayanan publik di Kementerian Hukum dan HAM khususnya di bidang kekayaan intelektual yang lebih efektif dan relevan sesuai dengan kemajuan zaman.
Mendengar hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh kegiatan tersebut dan mengatakan kegiatan tersebut akan menstimulan keinginan masyarakat untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya.
"Bagus kegiatan ini, saya apresiasinya karena kegiatan-kegiatan seperti ini bisa merangsang pegiat KI untuk mendaftarkan kekayaan intelektual," puji Ganjar.
Menurutnya pendaftaran HKI selalu membawa impact positif, semakin banyak hak cipta yang dicatatkan disuatu negara menunjukkan baiknya perekonomian negara tersebut.
Kegiatan Yasonna Mendengar merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk kemajuan para pelaku industri kreatif di daerah yang merupakan tonggak pemulihan ekonomi nasional.
Kegiatan yang berlangsung Senin malam (23/5) di Puri Gedeh Semarang tersebut turut hadir Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Daulat P. Silitonga, Direktur Hak Cipta & Desain Industri Anggoro Dasananto, Kadiv Administrasi Jusman, Kadiv Pemasyarakatan Supriyanto, dan Kadiv Keimigrasian Wishnu Daru F.
Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu menyampaikan Kementerian Hukum dan HAM akan mengadakan kegiatan Yasonna Mendengar yang akan digelar di Kota Surakarta dan Roving seminar yang akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Yasonna Mendengar merupakan kegiatan dimana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly turun langsung untuk mendengarkan curahan hati para pegiat Kekayaan Intelektual (KI) di Wilayah Jawa Tengah." kata Razilu.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendengarkan langsung kondisi para pegiat KI dan diharapkan dapat memberikan masukan positif terkait perkembangan pelayanan publik di Kementerian Hukum dan HAM khususnya di bidang kekayaan intelektual yang lebih efektif dan relevan sesuai dengan kemajuan zaman.
Mendengar hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh kegiatan tersebut dan mengatakan kegiatan tersebut akan menstimulan keinginan masyarakat untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya.
"Bagus kegiatan ini, saya apresiasinya karena kegiatan-kegiatan seperti ini bisa merangsang pegiat KI untuk mendaftarkan kekayaan intelektual," puji Ganjar.
Menurutnya pendaftaran HKI selalu membawa impact positif, semakin banyak hak cipta yang dicatatkan disuatu negara menunjukkan baiknya perekonomian negara tersebut.
Kegiatan Yasonna Mendengar merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk kemajuan para pelaku industri kreatif di daerah yang merupakan tonggak pemulihan ekonomi nasional.
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi selidiki tiga WN China gunakan dokumen palsu bekerja di Magelang
24 December 2024 9:19 WIB, 2024
BPSDM Hukum siap cetak aparatur sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
21 December 2024 16:05 WIB, 2024
Gandeng firma hukum, Kemenkumham Jateng edukasi WBP Lapas Kedungpane
19 December 2024 18:19 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polisi kejar kelompok pemuda bersenjata geruduk perumahan di Kudus karena meresahkan
11 May 2026 18:56 WIB