
Polisi kejar kelompok pemuda bersenjata geruduk perumahan di Kudus karena meresahkan

Kudus (ANTARA) - Kepolisian melakukan penyelidikan dan mengejar gerombolan pemuda yang bersenjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, karena meresahkan dan videonya juga beredar luas di media sosial.
"Kami juga menerima aduan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang meresahkan warga. Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," kata Kapolsek Bae Iptu Madiyono di Kudus, Senin.
Ia mengungkapkan peristiwa sekelompok remaja meresahkan warga di sebuah perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, pada Minggu (10/5) dini hari.
Dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa bermula saat sejumlah remaja sedang berkumpul di kawasan perumahan tersebut. Tak lama kemudian datang sekelompok orang tak dikenal yang diduga melakukan provokasi hingga memicu ketegangan.
Namun sebelum bentrokan terjadi, kelompok tersebut membubarkan diri usai warga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk mengidentifikasi para remaja yang diduga membawa senjata tajam.
"Kami masih melakukan pendalaman, termasuk identifikasi melalui CCTV dan keterangan para saksi. Kami juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk memburu kelompok yang membawa senjata tajam tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kudus Eko Pujiyono meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan video yang beredar di media sosial.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi video yang beredar. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian," ujarnya.
Menurut dia, Polres Kudus dan Polsek jajaran saat ini sudah meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas dengan melibatkan anggota berseragam dan personel tak berseragam untuk patroli pada waktu rawan pada malam hingga dini hari.
Kabagops juga meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya konvoi remaja maupun indikasi tawuran agar bisa segera ditindaklanjuti.
Baca juga: Pemkab Kudus gelar lomba desain batik khas Kudus untuk seragam identitas ASN
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
