Polres Batang sita 350 petasan milik warga
Rabu, 13 April 2022 18:22 WIB
Kepala Kepolisian Sektor Batang AKP Akhmad Almunasifi bersama anggota memamerkan hasil penyitaan ratusan petasan, Selasa (12/4/2022). ANTARA/HO-Humas Polres Batang
Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, melalui kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan (KRYD) operasi penyakit masyarakat menyita 350 petasan, enam alat untuk membuat petasan, dan dua gunting kertas.
Kepala Polres Batang AKBP Mochamad irwan Susanto di Batang, Rabu, mengatakan bahwa operasi tersebut sebagai upaya menciptakan kondisi wilayah yang tertib dan aman selama memasuki bulan puasa hingga Lebaran 2022.
"Selain penyitaan sebanyak 350 petasan, kami juga akan menyasar pada kegiatan penyakit masyarakat, seperti judi dan peredaran minuman keras," katanya yang didampingi Kepala Kepolisian Sektor Batang AKP Akhmad Almunasifi.
Kapolres mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal laporan dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya pembuatan petasan di Kecamatan Batang.
Berbekal informasi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan sekaligus menyita sebanyak 350 petasan milik warga.
"Saat ini sebanyak 350 petasan tersebut sudah kami rendam dengan air untuk mengantisipasi barang tersebut meledak," katanya.
Kapolres mengimbau semua komponen masyarakat agar menciptakan iklim sejuk dan kondusif kamtibmas selama bulan puasa hingga Lebaran 2022.
"Mari kita ciptakan kamtibmas wilayah di lingkungan masing-masing agar aman dan nyaman. Demikian pula, kami mengingatkan masyarakat yang akan menunaikan salat Tarawih di masjid agar mengunci rumah," kata AKBP Mochamad irwan Susanto.
Baca juga: Polda Jateng sebut ledakan di Grobogan diduga berasal dari bubuk petasan
Baca juga: Polres Kudus tangkap penjual bahan petasan setelah timbul korban jiwa
Kepala Polres Batang AKBP Mochamad irwan Susanto di Batang, Rabu, mengatakan bahwa operasi tersebut sebagai upaya menciptakan kondisi wilayah yang tertib dan aman selama memasuki bulan puasa hingga Lebaran 2022.
"Selain penyitaan sebanyak 350 petasan, kami juga akan menyasar pada kegiatan penyakit masyarakat, seperti judi dan peredaran minuman keras," katanya yang didampingi Kepala Kepolisian Sektor Batang AKP Akhmad Almunasifi.
Kapolres mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal laporan dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya pembuatan petasan di Kecamatan Batang.
Berbekal informasi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan sekaligus menyita sebanyak 350 petasan milik warga.
"Saat ini sebanyak 350 petasan tersebut sudah kami rendam dengan air untuk mengantisipasi barang tersebut meledak," katanya.
Kapolres mengimbau semua komponen masyarakat agar menciptakan iklim sejuk dan kondusif kamtibmas selama bulan puasa hingga Lebaran 2022.
"Mari kita ciptakan kamtibmas wilayah di lingkungan masing-masing agar aman dan nyaman. Demikian pula, kami mengingatkan masyarakat yang akan menunaikan salat Tarawih di masjid agar mengunci rumah," kata AKBP Mochamad irwan Susanto.
Baca juga: Polda Jateng sebut ledakan di Grobogan diduga berasal dari bubuk petasan
Baca juga: Polres Kudus tangkap penjual bahan petasan setelah timbul korban jiwa
Pewarta : Kutnadi
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang gencarkan program pendidikan kesetaraan bagi anak-anak putus sekolah
05 May 2026 11:31 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Kemenag Pati cabut izin Ponpes Ndolo Kusumo buntut kekerasan seksual terhadap santriwati
07 May 2026 20:41 WIB
Polresta Pati : Dugaan pelecehan Ustadz AS pengasuh ponpes pada santri sejak 2020-2024
07 May 2026 19:18 WIB
Mantan Direktur Syariah Bank Jateng didakwa kasus dugaan korupsi Rp27,7 miliar
07 May 2026 19:13 WIB