Bulan dana PMI Kabupaten Batang himpun Rp753 juta
Selasa, 16 November 2021 17:45 WIB
Bupati Batang Wihaji secara simbolis menyerahkan bulan dana Palang Meraih Indonesia (PMI) Kabupaten Batang sebesar Rp753 juta pada Ketua PMI Batang Achmad Taufiq, Selasa (16/11/2021). ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Kegiatan bulan dana Palang Merah Indonesia Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 2021 mampu menghimpun Rp753 juta atau naik dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp668 juta.
Ketua Pengurus PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq usai kegiatan Bulan Dana PMI di Batang, Selasa, mengatakan bahwa dana yang terkumpul sebesar Rp753 juta tersebut berasal dari sumbangan dari anggota DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, dan perangkat desa.
"Kami memang tidak melibatkan masyarakat karena saat ini masih memasuki masa pandemi. Akan tetapi alhamdulillah tanpa melibatkan masyarakat, dana yang terkumpul mampu mencapai Rp753 juta atau naik dibanding tahun sebelumnya Rp668 juta," katanya.
Ia mengatakan selama 2021, PMI telah melakukan sejumlah kegiatan sosial seperti membantu warga yang tertimpa bencana dan masalah kesehatan.
"Contohnya, saat kami bersama pak bupati berkunjung desa, berjumpa dengan dua nenek jompo yang hidup di bawah kemiskinan dengan kondisi rumah yang tidak layak huni. Dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, kami bersama pemkab melakukan perbaikan kondisi rumah mereka," katanya.
Terkait dengan ketersediaan kantong darah, Taufiq yang didampingi Wakil Ketua Putut Husamadiman mengatakan bahwa selama masa pandemi stok kantong darah masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan darah.
"Kami jamin ketersediaan kantong masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang akan membutuhkan darah," katanya.
Menurut dia, rata-rata ketersediaan darah sebanyak 1.000 kantong darah per tahun sehingga masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang mencapai sekitar 600-700 kantong darah.
Adapun ketersediaan darah tersebut, kata dia, diperoleh dari para pendonor sukarela yang mencapai seribuan orang dan upaya PMI yang melakukan pencairan donor darah dari masyarakat secara "door to door".
"Kami juga melakukan jemput bola bagi pendonor yang akan menyumbangkan darahnya di sejumlah pangkalan. untuk meningkatkan jumlah pendonor kami juga melakukan sosialisasi pada masyarakat agar sadar mendonorkan darahnya," katanya.
Ketua Pengurus PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq usai kegiatan Bulan Dana PMI di Batang, Selasa, mengatakan bahwa dana yang terkumpul sebesar Rp753 juta tersebut berasal dari sumbangan dari anggota DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, dan perangkat desa.
"Kami memang tidak melibatkan masyarakat karena saat ini masih memasuki masa pandemi. Akan tetapi alhamdulillah tanpa melibatkan masyarakat, dana yang terkumpul mampu mencapai Rp753 juta atau naik dibanding tahun sebelumnya Rp668 juta," katanya.
Ia mengatakan selama 2021, PMI telah melakukan sejumlah kegiatan sosial seperti membantu warga yang tertimpa bencana dan masalah kesehatan.
"Contohnya, saat kami bersama pak bupati berkunjung desa, berjumpa dengan dua nenek jompo yang hidup di bawah kemiskinan dengan kondisi rumah yang tidak layak huni. Dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, kami bersama pemkab melakukan perbaikan kondisi rumah mereka," katanya.
Terkait dengan ketersediaan kantong darah, Taufiq yang didampingi Wakil Ketua Putut Husamadiman mengatakan bahwa selama masa pandemi stok kantong darah masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan darah.
"Kami jamin ketersediaan kantong masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang akan membutuhkan darah," katanya.
Menurut dia, rata-rata ketersediaan darah sebanyak 1.000 kantong darah per tahun sehingga masih mencukupi kebutuhan masyarakat yang mencapai sekitar 600-700 kantong darah.
Adapun ketersediaan darah tersebut, kata dia, diperoleh dari para pendonor sukarela yang mencapai seribuan orang dan upaya PMI yang melakukan pencairan donor darah dari masyarakat secara "door to door".
"Kami juga melakukan jemput bola bagi pendonor yang akan menyumbangkan darahnya di sejumlah pangkalan. untuk meningkatkan jumlah pendonor kami juga melakukan sosialisasi pada masyarakat agar sadar mendonorkan darahnya," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS soroti dampak perang Timur Tengah terhadap stabilitas ekonomi dan dana pensiun
22 April 2026 15:28 WIB
UMS fasilitasi ADPI KOMDA V, kupas strategi dana pensiun di tengah krisis global
22 April 2026 15:26 WIB
UMS beri potongan dana pengembangan hingga 50 persen untuk pendaftar Prodi AI
13 April 2026 13:32 WIB
Petrokimia Gresik cairkan dana kompensasi atas penurunan HET untuk pupuk bersubsidi
25 March 2026 16:37 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
FKG UMS perkenalkan aplikasi "GigiMu" sebagai inovasi edukasi kesehatan gigi anak
04 May 2026 8:11 WIB